Peningkatan Kapasitas Petani Peternak di Pulau Semau

LSM Geng Motor IMUT

Objective 1 :
Pelatihan Pembuatan PUPUK Organik Cair (POC).

Foto : 1. Proses penghalusan bahan-bahan pembuat POC, 90% bahan yang digunakan berada di pulau semau, dan sangat mudah mendapatkannya.

Kegiatan pelatihan POC ini di lakukan di 5 desa Dampingan dengan basis kelompok  yaitu Hansisi, Huilelot, Batuinan, Uitiuh Ana dan Uitih Tuan.

Foto 2: Semua bahan di masukan dalam drum dan mengalami proses fermentasi selama 14 hari POC sudah bisa di gunakan pada tanaman.

Foto 3: Proses Penyaringan POC dan siap di gunakan pada tanaman

Foto : 4. Bapak Yafet Bale, Petani dari desa Batuinan mengaplikasikan POC pada tanaman Bawang, Lombok dan Tomat.

Objective 2:
Pelatihan Pakan Ternak Babi

Pelatihan Formulasi pakan ternak babi di lakukan di 5 desa dampingan, rata-rata peserta setiap desa 25 0rang. Sebagaian bahan untuk pelatihan disediakan oleh peserta secara swadaya, seperti jagung, dedak, dan sebagaian di sediakan oleh Geng Motor IMUT. Proses pelatihan penyajian materi, diskusi dan praktek.

Foto 1: penyajian Materi

Foto 2,3,dan 4: Diskusi kelompok perhitungan formulasi dan presentasi hasil perhitungan berdasarkan fase hidup.

Foto 5 dan 6: Pencampuran bahan menjadi pakan berdsarkan perhitungan.

Objective 3 :
Latihan Beternak Madu

Kegiatan Pelatihan Beternak lebah dilakukan di kelompok Tani  Kontema  dan Kelompok Tani Sinar karya di Desa Uitiuh Ana. Kagiatan ini dikemas dalam diskusi dan praktek

Foto 1 dan 2: Proses diskusi antar pemateri dan masyarakat/peserta.

Foto 3: Praktek Pembuatan Stup atau tempat lebah menghasilkan madu.

Foto 4: model Stup yang ada dan dihunakan oleh masyarakat  yaitu batang lontar

Foto 5: Memindahkan lebah ratu ke dalam stup

Foto 6: mencari atau memilih lebah ratu.

CAPAIAN KEGIATAN

  • Pelatihan POC, pada bulan Febuari 2019 di 5 desa dampingan yang berbasis kelompok total yang terlibat 144 orang (P= 46 dan L= 98).
  • Pelatihan Formulasi Ransum pakan Babi untuk Fase Starter, Grower, dan Finisher, pada bulan maret yang terlibat 135 orang ( P=52 dan L = 83).
  • Pelatihan Beternak madu pada kelompok tani sinar karya dan kontema di desa Uitiuh Ana pada bulan febuari 2020  yang terlibat. 18 0rang (P=2 dan L= 16).

Foto 1: Proses pembuatan POC dan BOkasih.

Foto 2: Pelatihan formulasi Pakan Babi.

Foto 3: Proses pemindahan lebah ratu ke dalam stup.

DAMPAK PROYEK

  • Dapat menghemat biaya produksi  ( pembelian pupuk dan pakan ternak).
  • Masyarakat lebih berdaya dengan memanfaatkan sumberdaya llokal yang ada di lingkungan sekitar.
  • Dengan Beternak lebah dapat mengurangi penebangan pohon dan berusaha untuk menanam berbagai jenis pohon.
  • Dengan masyarakat dapat membuat pupuk sendiri dapat mengadvokasi kebijakan pemerintah.

DAMPAK PROYEK

Foto 1 : Kondisi lahan lahan di pulau Semau.

Foto 2 : Diskusi bersama para Tuan tanah.

Foto 3 : Petani bawang memanfaatkan potensi yang ada di desa sebagai pupuk.

PENGALAMAN TERBAIK

Banyak warga yang terlibat dan langsung mengaplikasikan ilmu yang di peroleh.

Foto 1: keterlibatan warga dalam mengikuti pelatihan

Foto 2 dan 3 : Aplikasi langsung pada lahan.

KEBERLANJUTAN PROYEK/KEGIATAN

  • Peningkatan hasil pertanian dengan menggunakan pupuk organik menjadi perhatian pemerintah.
  • Menciptakan peluang usaha bagi BUMDES.
  • Menciptakan masyarakat yang mandiri dan tangguh.