{"id":1901,"date":"2020-07-02T10:43:42","date_gmt":"2020-07-02T10:43:42","guid":{"rendered":"http:\/\/sgp-indonesia.org\/?p=1901"},"modified":"2020-07-02T10:43:42","modified_gmt":"2020-07-02T10:43:42","slug":"tm-share-volume-22-geliat-ekowisata-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sgp-indonesia.org\/en\/tm-share-volume-22-geliat-ekowisata-indonesia\/","title":{"rendered":"TM Share Volume 22 : \u201cGeliat Ekowisata Indonesia\u201d"},"content":{"rendered":"<p>Dunia pariwisata di Indonesia mengenal pariwisata alam sebagai salah satu dari tiga &#8216;mesin&#8217; utama yang diproyeksikan untuk menghasilkan devisa. Namun tidak banyak pihak yang menggarap ekowisata (ecotourism) sebagai langkah untuk menggarap potensi wisata di Indonesia dengan lebih serius. Bukan hanya berwisata di alam, prinsip yang diusung ekowisata harus memiliki beberapa manfaat seperti konservasi, pemberdayaan ekonomi lokal, menghormati kepercayaan masyarakat setempat, dan pendidikan lingkungan. Hal-hal tersebut yang membedakan ekowisata dengan wisata alam pada umumnya<\/p>\n<p>Melalui program diskusi ini kami ingin membagikan pengalaman-pengalaman tentang pengembangan ekowisata di beberapa wilayah. Seperti Cerita tercetusnya Desa Wisata Pandansari Brebes yang digawangi Mashadi dan Bangkit, yang berhasil mengubah kawasan pesisir di Kabupaten Brebes menjadi kawasan konservasi mangrove dan kemudian berkembang menjadi kawasan ekowisata. Lalu cerita dari Jaringan Ekowisata Desa (JED) Bali dalam melakukan proses pendampingan di beberapa kawasan ekowisata di Bali dengan malakukan pelatihan tentang sistem manajemen wisata, pelatihan bagaimana cara menjadi seorang pemandu wisata, dan pelatihan tentang standarisasi pelayanan. Cerita tentang wisata alternatif yang dikembangkan oleh ViaVia Tour Yogyakarta yang berhasil mengemas aktivitas lokal yang dianggap biasa-biasa saja oleh masyarakat di Yogyakarta menjadi sebuah paket wisata edukasi yang unik dan menarik<\/p>\n<p>Yuk dengarkan cerita mereka di TM Share Volume 22 dengan tema \u201cGeliat Ekowisata Indonesia\u201d pada hari Sabtu 4 Juli 2020 pukul 10.00-12.00 WIB bersama narasumber:<br \/>\n\u25aaMohamad Bangkit \u2013 Desa Wisata Pandansari Brebes<br \/>\n\u25aaSri Mujiyati \u2013 ViaVia Yogyakarta<br \/>\n\u25aaGede Erlangga Gautama\u2013 Jaringan Ekowisata Desa (JED) Bali<\/p>\n<p>Moderator:<br \/>\n\u25aaRifqi Afdillah \u2013 Terasmitra<\/p>\n<p>Penanggap:<br \/>\n\u25aa Azwir Malaon\u2013 Komite Nasional Geopark Indonesia<\/p>\n<p>Link pendaftaran: https:\/\/tiny.cc\/RegTMShareVol22<br \/>\nMeeting ID : 869 199 0109<br \/>\n.<br \/>\n<a class=\"xil3i\" tabindex=\"0\" href=\"https:\/\/www.instagram.com\/explore\/tags\/tmshare\/\">#TMShare<\/a>\u00a0<a class=\"xil3i\" tabindex=\"0\" href=\"https:\/\/www.instagram.com\/explore\/tags\/ekowisataindonesia\/\">#EkowisataIndonesia<\/a>\u00a0<a class=\"xil3i\" tabindex=\"0\" href=\"https:\/\/www.instagram.com\/explore\/tags\/pariwisata\/\">#Pariwisata<\/a>\u00a0<a class=\"xil3i\" tabindex=\"0\" href=\"https:\/\/www.instagram.com\/explore\/tags\/tourism\/\">#Tourism<\/a>\u00a0<a class=\"xil3i\" tabindex=\"0\" href=\"https:\/\/www.instagram.com\/explore\/tags\/diskusionline\/\">#DiskusiOnline<\/a>\u00a0<a class=\"xil3i\" tabindex=\"0\" href=\"https:\/\/www.instagram.com\/explore\/tags\/ngobrolsantai\/\">#NgobrolSantai<\/a>\u00a0<a class=\"xil3i\" tabindex=\"0\" href=\"https:\/\/www.instagram.com\/explore\/tags\/zoom\/\">#ZOOM<\/a><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dunia pariwisata di Indonesia mengenal pariwisata alam sebagai salah satu dari tiga &#8216;mesin&#8217; utama yang diproyeksikan untuk menghasilkan devisa. Namun tidak banyak pihak yang menggarap ekowisata (ecotourism) sebagai langkah untuk menggarap potensi wisata di Indonesia dengan lebih serius. Bukan hanya berwisata di alam, prinsip yang diusung ekowisata harus memiliki beberapa manfaat seperti konservasi, pemberdayaan ekonomi lokal, menghormati kepercayaan masyarakat setempat, dan pendidikan lingkungan. Hal-hal tersebut yang membedakan ekowisata dengan wisata alam pada umumnya Melalui program diskusi ini kami ingin membagikan pengalaman-pengalaman tentang pengembangan ekowisata di beberapa wilayah. Seperti Cerita tercetusnya Desa Wisata Pandansari Brebes yang digawangi Mashadi dan Bangkit, yang&#8230;<\/p>","protected":false},"author":2,"featured_media":1902,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"content-type":"","footnotes":""},"categories":[160,196],"tags":[],"class_list":["post-1901","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel-id","category-newsletter-id"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sgp-indonesia.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1901","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sgp-indonesia.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sgp-indonesia.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sgp-indonesia.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sgp-indonesia.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1901"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/sgp-indonesia.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1901\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sgp-indonesia.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1901"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sgp-indonesia.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1901"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sgp-indonesia.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1901"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}