{"id":852,"date":"2020-01-21T08:41:42","date_gmt":"2020-01-21T08:41:42","guid":{"rendered":"http:\/\/sgp-indonesia.org\/?p=852"},"modified":"2020-01-21T08:41:42","modified_gmt":"2020-01-21T08:41:42","slug":"ketahanan-pangan-di-ibu-kota-baru-dipertanyakan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sgp-indonesia.org\/en\/ketahanan-pangan-di-ibu-kota-baru-dipertanyakan\/","title":{"rendered":"Ketahanan Pangan di Ibu Kota Baru Dipertanyakan"},"content":{"rendered":"<div class=\"newsframe\">\n<div>Ketahanan pangan, terutama beras di lokasi Ibu Kota Negara (IKN) baru, Penajam Paser utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, dinilai belum bisa dikatakan aman. Pemerintah dituntut bisa membuat keputusan tepat terkait hal tersebut.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Koordinator Perkumpulan Indonesia Berseru Tejo Wahyu Jatmiko mengatakan, lahan di Pulau Kalimantan sebagian besar dihiasi perkebunan dan pertambangan. Beras untuk IKN baru diprediksi dipenuhi dari luar Kalimantan.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>&#8220;Titiknya (produsen beras) di Jawa, sebagian di wilayah Sumatera, dan Sulawesi yang merupakan produksi beras terbesar,&#8221; kata Tejo di Jakarta, Rabu (15\/1).<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Ia menilai, pemerintah tidak memperhitungkan lahan yang mencukupi untuk tanaman pangan di Ibu Kota baru. Apalagi, kata Tejo, kota-kota di Indonesia memang tidak dirancang untuk memproduksi pangan, termasuk beras.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>&#8220;Saya belum lihat pemerintah merancang lahan pertanian di IKN baru. Paling kalau mau digerakkan pertanian kota, itu pun produksinya sayur-sayuran. Sumber karbohidrat (beras) tetap dari pedesaan,&#8221; ujarnya.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Di sisi lain, Tejo melihat tekstur tanah di lokasi IKN baru bergelombang sehingga akan sulit ditanami padi. Sekalipun bisa ditanami padi, lahannya harus memiliki sistem irigasi yang baik.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>&#8220;Kalau mau dikembangkan, ya tanam padi ladang. Namun, saya lihat bukan di daerah itu (lokasi IKN baru),&#8221; kata dia.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Tejo mengatakan, jika mengacu perencanaan pembangunan, pasti ada perencanaan di regional yang bertujuan menghindari ketimpangan. Apakah di tingkat provinsi ataupun di tingkat kabupaten.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>&#8220;Terus terang saya yakin tidak ada hitung-hitungan pemenuhan lahan di IKN baru,&#8221; ujarnya.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Dia meyakini kebutuhan pangan, terutama beras, akan dipasok dari luar Kalimantan. Namun, biaya yang akan dikeluarkan pemerintah bakal lebih tinggi. &#8220;Imbasnya pemerintah akan mengeluarkan biaya besar untuk ongkos logistik,&#8221; ujarnya.<\/div>\n<\/div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<div id=\"columnname\">Reportase : Herry Supriyatna<br \/>\nEditor : Didik Purwanto<\/div>\n<div><\/div>\n<div>https:\/\/m.harnas.co\/2020\/01\/15\/ketahanan-pangan-di-ibu-kota-baru-dipertanyakan<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ketahanan pangan, terutama beras di lokasi Ibu Kota Negara (IKN) baru, Penajam Paser utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, dinilai belum bisa dikatakan aman. Pemerintah dituntut bisa membuat keputusan tepat terkait hal tersebut. Koordinator Perkumpulan Indonesia Berseru Tejo Wahyu Jatmiko mengatakan, lahan di Pulau Kalimantan sebagian besar dihiasi perkebunan dan pertambangan. Beras untuk IKN baru diprediksi dipenuhi dari luar Kalimantan. &#8220;Titiknya (produsen beras) di Jawa, sebagian di wilayah Sumatera, dan Sulawesi yang merupakan produksi beras terbesar,&#8221; kata Tejo di Jakarta, Rabu (15\/1). Ia menilai, pemerintah tidak memperhitungkan lahan yang mencukupi untuk tanaman pangan di Ibu Kota baru. Apalagi, kata Tejo,&#8230;<\/p>","protected":false},"author":2,"featured_media":1563,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[160,196],"tags":[],"class_list":["post-852","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel-id","category-newsletter-id"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Ketahanan Pangan di Ibu Kota Baru Dipertanyakan - SGP Indonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/sgp-indonesia.org\/en\/ketahanan-pangan-di-ibu-kota-baru-dipertanyakan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ketahanan Pangan di Ibu Kota Baru Dipertanyakan - SGP Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ketahanan pangan, terutama beras di lokasi Ibu Kota Negara (IKN) baru, Penajam Paser utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, dinilai belum bisa dikatakan aman. Pemerintah dituntut bisa membuat keputusan tepat terkait hal tersebut. Koordinator Perkumpulan Indonesia Berseru Tejo Wahyu Jatmiko mengatakan, lahan di Pulau Kalimantan sebagian besar dihiasi perkebunan dan pertambangan. Beras untuk IKN baru diprediksi dipenuhi dari luar Kalimantan. &#8220;Titiknya (produsen beras) di Jawa, sebagian di wilayah Sumatera, dan Sulawesi yang merupakan produksi beras terbesar,&#8221; kata Tejo di Jakarta, Rabu (15\/1). Ia menilai, pemerintah tidak memperhitungkan lahan yang mencukupi untuk tanaman pangan di Ibu Kota baru. Apalagi, kata Tejo,...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/sgp-indonesia.org\/en\/ketahanan-pangan-di-ibu-kota-baru-dipertanyakan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"SGP Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-01-21T08:41:42+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin sgp\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin sgp\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 minute\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/sgp-indonesia.org\\\/id\\\/ketahanan-pangan-di-ibu-kota-baru-dipertanyakan\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/sgp-indonesia.org\\\/id\\\/ketahanan-pangan-di-ibu-kota-baru-dipertanyakan\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin sgp\",\"@id\":\"http:\\\/\\\/sgp-indonesia.org\\\/en\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d6bf47098fa5f31c31a04fc94f310ae2\"},\"headline\":\"Ketahanan Pangan di Ibu Kota Baru Dipertanyakan\",\"datePublished\":\"2020-01-21T08:41:42+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/sgp-indonesia.org\\\/id\\\/ketahanan-pangan-di-ibu-kota-baru-dipertanyakan\\\/\"},\"wordCount\":269,\"publisher\":{\"@id\":\"http:\\\/\\\/sgp-indonesia.org\\\/en\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/sgp-indonesia.org\\\/id\\\/ketahanan-pangan-di-ibu-kota-baru-dipertanyakan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"\",\"articleSection\":[\"Artikel\",\"Newsletter\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/sgp-indonesia.org\\\/id\\\/ketahanan-pangan-di-ibu-kota-baru-dipertanyakan\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/sgp-indonesia.org\\\/id\\\/ketahanan-pangan-di-ibu-kota-baru-dipertanyakan\\\/\",\"name\":\"Ketahanan Pangan di Ibu Kota Baru Dipertanyakan - SGP Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"http:\\\/\\\/sgp-indonesia.org\\\/en\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/sgp-indonesia.org\\\/id\\\/ketahanan-pangan-di-ibu-kota-baru-dipertanyakan\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/sgp-indonesia.org\\\/id\\\/ketahanan-pangan-di-ibu-kota-baru-dipertanyakan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"\",\"datePublished\":\"2020-01-21T08:41:42+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/sgp-indonesia.org\\\/id\\\/ketahanan-pangan-di-ibu-kota-baru-dipertanyakan\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/sgp-indonesia.org\\\/id\\\/ketahanan-pangan-di-ibu-kota-baru-dipertanyakan\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/sgp-indonesia.org\\\/id\\\/ketahanan-pangan-di-ibu-kota-baru-dipertanyakan\\\/#primaryimage\",\"url\":\"\",\"contentUrl\":\"\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/sgp-indonesia.org\\\/id\\\/ketahanan-pangan-di-ibu-kota-baru-dipertanyakan\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/sgp-indonesia.org\\\/en\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Ketahanan Pangan di Ibu Kota Baru Dipertanyakan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"http:\\\/\\\/sgp-indonesia.org\\\/en\\\/#website\",\"url\":\"http:\\\/\\\/sgp-indonesia.org\\\/en\\\/\",\"name\":\"SGP Indonesia\",\"description\":\"The GEF Small Grants Programme\",\"publisher\":{\"@id\":\"http:\\\/\\\/sgp-indonesia.org\\\/en\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"http:\\\/\\\/sgp-indonesia.org\\\/en\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"http:\\\/\\\/sgp-indonesia.org\\\/en\\\/#organization\",\"name\":\"SGP Indonesia\",\"url\":\"http:\\\/\\\/sgp-indonesia.org\\\/en\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"http:\\\/\\\/sgp-indonesia.org\\\/en\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/sgp-indonesia.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/11\\\/logo-sgp-png.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/sgp-indonesia.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/11\\\/logo-sgp-png.webp\",\"width\":624,\"height\":240,\"caption\":\"SGP Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"http:\\\/\\\/sgp-indonesia.org\\\/en\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"http:\\\/\\\/sgp-indonesia.org\\\/en\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d6bf47098fa5f31c31a04fc94f310ae2\",\"name\":\"admin sgp\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/d88366d25fd8c2d1677029b3d965c9abb35be9cea6b1aac3dc2fba30a4f22772?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/d88366d25fd8c2d1677029b3d965c9abb35be9cea6b1aac3dc2fba30a4f22772?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/d88366d25fd8c2d1677029b3d965c9abb35be9cea6b1aac3dc2fba30a4f22772?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin sgp\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/sgp-indonesia.org\\\/en\\\/author\\\/admin\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ketahanan Pangan di Ibu Kota Baru Dipertanyakan - SGP Indonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/sgp-indonesia.org\/en\/ketahanan-pangan-di-ibu-kota-baru-dipertanyakan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Ketahanan Pangan di Ibu Kota Baru Dipertanyakan - SGP Indonesia","og_description":"Ketahanan pangan, terutama beras di lokasi Ibu Kota Negara (IKN) baru, Penajam Paser utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, dinilai belum bisa dikatakan aman. Pemerintah dituntut bisa membuat keputusan tepat terkait hal tersebut. Koordinator Perkumpulan Indonesia Berseru Tejo Wahyu Jatmiko mengatakan, lahan di Pulau Kalimantan sebagian besar dihiasi perkebunan dan pertambangan. Beras untuk IKN baru diprediksi dipenuhi dari luar Kalimantan. &#8220;Titiknya (produsen beras) di Jawa, sebagian di wilayah Sumatera, dan Sulawesi yang merupakan produksi beras terbesar,&#8221; kata Tejo di Jakarta, Rabu (15\/1). Ia menilai, pemerintah tidak memperhitungkan lahan yang mencukupi untuk tanaman pangan di Ibu Kota baru. Apalagi, kata Tejo,...","og_url":"https:\/\/sgp-indonesia.org\/en\/ketahanan-pangan-di-ibu-kota-baru-dipertanyakan\/","og_site_name":"SGP Indonesia","article_published_time":"2020-01-21T08:41:42+00:00","author":"admin sgp","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin sgp","Est. reading time":"1 minute"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/sgp-indonesia.org\/id\/ketahanan-pangan-di-ibu-kota-baru-dipertanyakan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/sgp-indonesia.org\/id\/ketahanan-pangan-di-ibu-kota-baru-dipertanyakan\/"},"author":{"name":"admin sgp","@id":"http:\/\/sgp-indonesia.org\/en\/#\/schema\/person\/d6bf47098fa5f31c31a04fc94f310ae2"},"headline":"Ketahanan Pangan di Ibu Kota Baru Dipertanyakan","datePublished":"2020-01-21T08:41:42+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/sgp-indonesia.org\/id\/ketahanan-pangan-di-ibu-kota-baru-dipertanyakan\/"},"wordCount":269,"publisher":{"@id":"http:\/\/sgp-indonesia.org\/en\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/sgp-indonesia.org\/id\/ketahanan-pangan-di-ibu-kota-baru-dipertanyakan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"","articleSection":["Artikel","Newsletter"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/sgp-indonesia.org\/id\/ketahanan-pangan-di-ibu-kota-baru-dipertanyakan\/","url":"https:\/\/sgp-indonesia.org\/id\/ketahanan-pangan-di-ibu-kota-baru-dipertanyakan\/","name":"Ketahanan Pangan di Ibu Kota Baru Dipertanyakan - SGP Indonesia","isPartOf":{"@id":"http:\/\/sgp-indonesia.org\/en\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/sgp-indonesia.org\/id\/ketahanan-pangan-di-ibu-kota-baru-dipertanyakan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/sgp-indonesia.org\/id\/ketahanan-pangan-di-ibu-kota-baru-dipertanyakan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"","datePublished":"2020-01-21T08:41:42+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/sgp-indonesia.org\/id\/ketahanan-pangan-di-ibu-kota-baru-dipertanyakan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/sgp-indonesia.org\/id\/ketahanan-pangan-di-ibu-kota-baru-dipertanyakan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/sgp-indonesia.org\/id\/ketahanan-pangan-di-ibu-kota-baru-dipertanyakan\/#primaryimage","url":"","contentUrl":""},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/sgp-indonesia.org\/id\/ketahanan-pangan-di-ibu-kota-baru-dipertanyakan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/sgp-indonesia.org\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Ketahanan Pangan di Ibu Kota Baru Dipertanyakan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"http:\/\/sgp-indonesia.org\/en\/#website","url":"http:\/\/sgp-indonesia.org\/en\/","name":"SGP Indonesia","description":"The GEF Small Grants Programme","publisher":{"@id":"http:\/\/sgp-indonesia.org\/en\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"http:\/\/sgp-indonesia.org\/en\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"http:\/\/sgp-indonesia.org\/en\/#organization","name":"SGP Indonesia","url":"http:\/\/sgp-indonesia.org\/en\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"http:\/\/sgp-indonesia.org\/en\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/sgp-indonesia.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo-sgp-png.webp","contentUrl":"https:\/\/sgp-indonesia.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo-sgp-png.webp","width":624,"height":240,"caption":"SGP Indonesia"},"image":{"@id":"http:\/\/sgp-indonesia.org\/en\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"http:\/\/sgp-indonesia.org\/en\/#\/schema\/person\/d6bf47098fa5f31c31a04fc94f310ae2","name":"admin sgp","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d88366d25fd8c2d1677029b3d965c9abb35be9cea6b1aac3dc2fba30a4f22772?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d88366d25fd8c2d1677029b3d965c9abb35be9cea6b1aac3dc2fba30a4f22772?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d88366d25fd8c2d1677029b3d965c9abb35be9cea6b1aac3dc2fba30a4f22772?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin sgp"},"url":"https:\/\/sgp-indonesia.org\/en\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sgp-indonesia.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/852","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sgp-indonesia.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sgp-indonesia.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sgp-indonesia.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sgp-indonesia.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=852"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/sgp-indonesia.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/852\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sgp-indonesia.org\/en\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sgp-indonesia.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=852"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sgp-indonesia.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=852"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sgp-indonesia.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=852"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}