Maria Satiaputri, mendirikan Spa Factory Bali pada tahun 2002 dengan tujuan untuk memberikan kesempatan wisatawan melihat proses produksi dan kemudian dapat membeli produk tersebut untuk cendera mata. Awalnya, usaha Maria ini hanyalah sebatas usaha rumahan saja dengan satu orang pegawai dan menggunakan rumahnya sebagai tempat produksi. Sayangnya, pada bulan September 2002 terjadi perisriwa yang mengenaskan di Bali sehingga berdampak pada usaha yang baru saja dirintis oleh Maria. Tetapi seiring berjalannya waktu usaha tersebut kembali bangkit dan dari usaha yang berskala kecil menjadi sebuah usaha yang besar hingga produk-produknya sudah menembus pasar ekspor, sehingga memberikan keuntungan yang luar biasa. Produk komunitas... Continue reading

