<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kementerian Koordinator Bidang Pangan Arsip - SGP Indonesia</title>
	<atom:link href="https://sgp-indonesia.org/id/tag/kementerian-koordinator-bidang-pangan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sgp-indonesia.org/id/tag/kementerian-koordinator-bidang-pangan/</link>
	<description>The GEF Small Grants Programme</description>
	<lastbuilddate>Fri, 07 Nov 2025 04:30:21 +0000</lastbuilddate>
	<language>id</language>
	<sy:updateperiod>
	hourly	</sy:updateperiod>
	<sy:updatefrequency>
	1	</sy:updatefrequency>
	

<image>
	<url>https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2023/11/cropped-logo-gef-32x32.webp</url>
	<title>Kementerian Koordinator Bidang Pangan Arsip - SGP Indonesia</title>
	<link>https://sgp-indonesia.org/id/tag/kementerian-koordinator-bidang-pangan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bertemu Kemenko Bapan, GEF SGP Indonesia Perkenalkan Pendekatan Inovatif untuk Ketahanan Pangan</title>
		<link>https://sgp-indonesia.org/id/bertemu-kemenko-bapan-gef-sgp-indonesia-perkenalkan-pendekatan-inovatif-untuk-ketahanan-pangan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin sgp]]></dc:creator>
		<pubdate>Mon, 11 Aug 2025 18:17:00 +0000</pubdate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[GEF SGP Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Koordinator Bidang Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Kolaborasi]]></category>
		<category><![CDATA[Mitra Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Tradisi Untuk Lingkungan]]></category>
		<guid ispermalink="false">https://sgp-indonesia.org/?p=17139</guid>

					<description><![CDATA[<p>(11/8/2025) Global Environmental Facility Small Grant Program (GEF SGP) Indonesia, yang dihosting&#160;Yayasan Bina Usaha Lingkungan&#160;(YBUL), bertemu&#160;Kementerian Koordinator Bidang Pangan&#160;(Kemenko Bapan). Pertemuan tersebut bertujuan untuk menjajaki kolaborasi dalam upaya&#160;ketahanan pangan. Pertemuan tersebut dihadiri oleh Direktur Eksekutif YBUL, Yani Witjaksono, dan Koordinator Nasional GEF SGP Indonesia, Sidi Rana Menggala. Sementara dari pihak Kemenko Bapan, diwakili oleh Staf Ahli Menteri Koordinator Bidang Pangan Bidang Manajemen Konektivitas, Prayudi Syamsuri. Dalam pertemuan tersebut, GEF SGP Indonesia mempresentasikan program-program yang telah berjalan, khususnya yang berfokus pada pendekatan berbasis masyarakat dan lingkungan. YBUL, sebagai lembaga pelaksana GEF SGP di Indonesia sejak tahun 1993 , telah mendanai proyek-proyek...</p>
<p>Artikel <a href="https://sgp-indonesia.org/id/bertemu-kemenko-bapan-gef-sgp-indonesia-perkenalkan-pendekatan-inovatif-untuk-ketahanan-pangan/">Bertemu Kemenko Bapan, GEF SGP Indonesia Perkenalkan Pendekatan Inovatif untuk Ketahanan Pangan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://sgp-indonesia.org/id">SGP Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="653" height="366" src="https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2025/11/image-29.png" alt="" class="wp-image-17140" srcset="https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2025/11/image-29.png 653w, https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2025/11/image-29-300x168.png 300w, https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2025/11/image-29-18x10.png 18w, https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2025/11/image-29-600x336.png 600w, https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2025/11/image-29-1x1.png 1w, https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2025/11/image-29-10x6.png 10w" sizes="(max-width: 653px) 100vw, 653px" /><figcaption class="wp-element-caption">GEF SGP Indonesia, yang dihosting Yayasan Bina Usaha Lingkungan (YBUL), bertemu Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Bapan)[Ist]</figcaption></figure>



<p>(11/8/2025) Global Environmental Facility Small Grant Program (<a href="https://www.suara.com/tag/gef-sgp">GEF SGP</a>) Indonesia, yang dihosting&nbsp;<a href="https://www.suara.com/tag/yayasan-bina-usaha-lingkungan">Yayasan Bina Usaha Lingkungan</a>&nbsp;(YBUL), bertemu&nbsp;<a href="https://www.suara.com/tag/kementerian-koordinator-bidang-pangan">Kementerian Koordinator Bidang Pangan</a>&nbsp;(Kemenko Bapan). Pertemuan tersebut bertujuan untuk menjajaki kolaborasi dalam upaya&nbsp;<a href="https://www.suara.com/tag/ketahanan-pangan">ketahanan pangan</a>.</p>



<p>Pertemuan tersebut dihadiri oleh Direktur Eksekutif YBUL, Yani Witjaksono, dan Koordinator Nasional GEF SGP Indonesia, Sidi Rana Menggala. Sementara dari pihak Kemenko Bapan, diwakili oleh Staf Ahli Menteri Koordinator Bidang Pangan Bidang Manajemen Konektivitas, Prayudi Syamsuri.</p>



<p>Dalam pertemuan tersebut, GEF SGP Indonesia mempresentasikan program-program yang telah berjalan, khususnya yang berfokus pada pendekatan berbasis masyarakat dan lingkungan. YBUL, sebagai lembaga pelaksana GEF SGP di Indonesia sejak tahun 1993 , telah mendanai proyek-proyek di 125 negara , dan Indonesia menjadi salah satu yang terbesar dan terlama.</p>



<p>Program-program ini mencakup berbagai sektor seperti pertanian berkelanjutan, pengelolaan limbah, energi terbarukan, dan ekowisata.</p>



<p>GEF SGP Indonesia saat ini berada dalam fase ketujuh (OP7) yang berwilayah kerja di Sulawesi, Jawa Tengah, dan Nusa Tenggara Timur. Proyek-proyek yang didukung bervariasi, mulai dari penguatan ketahanan pangan lokal seperti tanaman lontar di Sabu Raijua, kakao di Gorontalo, hingga kopi dan aren di Jawa Tengah dan Sulawesi Selatan.<br>Salah satu inisiatif utama yang diusulkan adalah pendirian bank pangan lokal di NTT dan Sulawesi Barat, mengingat tingginya angka stunting di kedua wilayah tersebut.</p>



<p>&#8220;Fokusnya itu kepada petani. Kemudian kita bisa mendistribusi seperti bank,&#8221; ujar Sidi Rana Menggala, Koordinator Nasional GEF SGP Indonesia.</p>



<p>Model bank pangan ini akan melibatkan petani untuk menyetor hasil pangan mereka, yang kemudian akan didistribusikan kepada masyarakat melalui sistem pembelian, penjualan, dan tabungan. Program ini juga akan didampingi dengan pembangunan gudang pangan, pemberdayaan petani, dan edukasi ketahanan pangan.</p>



<p>Menanggapi presentasi tersebut, Prayudi Syamsuri menyambut baik inisiatif GEF SGP Indonesia dan menekankan pentingnya sinergi dengan program pemerintah, khususnya dalam mendukung Koperasi Desa (Kopdes).</p>



<p>Ia menjelaskan bahwa Kemenko Bapan sedang berupaya untuk mendorong Kopdes agar &#8220;berpikir menjadi kooperasi produser&#8221; , bukan hanya konsumen, dan menghubungkan mereka ke pasar yang lebih luas.</p>



<p>Prayudi menyarankan agar program GEF SGP dapat berkolaborasi dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan modal usaha bagi Kopdes yang baru memulai, bukan untuk membangun infrastruktur yang tidak produktif.</p>



<p>Adapun kolaborasi tersebut diharapkan dapat membantu mensukseskan Kopdes dan mengatasi tantangan ketahanan pangan&nbsp;di&nbsp;Indonesia.</p>



<p>Sumber: https://yoursay.suara.com/rona/2025/08/11/170313/bertemu-kemenko-bapan-gef-sgp-indonesia-perkenalkan-pendekatan-inovatif-untuk-ketahanan-pangan</p>
<p>Artikel <a href="https://sgp-indonesia.org/id/bertemu-kemenko-bapan-gef-sgp-indonesia-perkenalkan-pendekatan-inovatif-untuk-ketahanan-pangan/">Bertemu Kemenko Bapan, GEF SGP Indonesia Perkenalkan Pendekatan Inovatif untuk Ketahanan Pangan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://sgp-indonesia.org/id">SGP Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>GEF SGP Indonesia Perkenalkan Pendekatan Inovatif untuk Ketahanan Pangan kepada Kemenko Bapan</title>
		<link>https://sgp-indonesia.org/id/gef-sgp-indonesia-perkenalkan-pendekatan-inovatif-untuk-ketahanan-pangan-kepada-kemenko-bapan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin sgp]]></dc:creator>
		<pubdate>Mon, 11 Aug 2025 04:26:00 +0000</pubdate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[GEF SGP Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Koordinator Bidang Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Kolaborasi]]></category>
		<category><![CDATA[Mitra Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Tradisi Untuk Lingkungan]]></category>
		<guid ispermalink="false">https://sgp-indonesia.org/?p=17142</guid>

					<description><![CDATA[<p>(11/8/2025) Pangan bukan cuma soal makan setiap hari, tapi tentang bagaimana kita memastikan semua orang punya akses yang cukup, aman, dan bergizi. Itulah misi yang tengah dibawa oleh Global Environmental Facility Small Grant Program (GEF SGP) Indonesia, yang beroperasi di bawah dukungan&#160;Yayasan Bina Usaha Lingkungan&#160;(YBUL). Rabu (6/8/2025) lalu, mereka bertemu dengan Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Bapan) untuk menjajaki kolaborasi memperkuat ketahanan pangan nasional. Pertemuan ini mempertemukan Direktur Eksekutif YBUL, Yani Witjaksono, dan Koordinator Nasional GEF SGP Indonesia, Sidi Rana Menggala, dengan Staf Ahli Menteri Koordinator Bidang Pangan Bidang Manajemen Konektivitas, Prayudi Syamsuri. Di meja diskusi, GEF SGP Indonesia memaparkan...</p>
<p>Artikel <a href="https://sgp-indonesia.org/id/gef-sgp-indonesia-perkenalkan-pendekatan-inovatif-untuk-ketahanan-pangan-kepada-kemenko-bapan/">GEF SGP Indonesia Perkenalkan Pendekatan Inovatif untuk Ketahanan Pangan kepada Kemenko Bapan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://sgp-indonesia.org/id">SGP Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="600" src="https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2025/11/image-30-1024x600.png" alt="" class="wp-image-17143" srcset="https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2025/11/image-30-1024x600.png 1024w, https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2025/11/image-30-300x176.png 300w, https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2025/11/image-30-768x450.png 768w, https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2025/11/image-30-18x12.png 18w, https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2025/11/image-30-600x352.png 600w, https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2025/11/image-30-1x1.png 1w, https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2025/11/image-30-10x6.png 10w, https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2025/11/image-30.png 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>GEF SGP Indonesia Perkenalkan Pendekatan Inovatif untuk Ketahanan Pangan kepada Kemenko Bapan</em></figcaption></figure>



<p>(11/8/2025) Pangan bukan cuma soal makan setiap hari, tapi tentang bagaimana kita memastikan semua orang punya akses yang cukup, aman, dan bergizi. Itulah misi yang tengah dibawa oleh Global Environmental Facility Small Grant Program (GEF SGP) Indonesia, yang beroperasi di bawah dukungan<a href="https://www.google.com/url?sa=t&amp;source=web&amp;rct=j&amp;opi=89978449&amp;url=https://ybul.or.id/&amp;ved=2ahUKEwj7xIiH2YKPAxUtSGcHHScLDnYQFnoECGwQAQ&amp;sqi=2&amp;usg=AOvVaw23J80TRbwO8xlwMOMSI01U">&nbsp;Yayasan Bina Usaha Lingkungan</a>&nbsp;(YBUL). Rabu (6/8/2025) lalu, mereka bertemu dengan Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Bapan) untuk menjajaki kolaborasi memperkuat ketahanan pangan nasional.</p>



<p>Pertemuan ini mempertemukan Direktur Eksekutif YBUL, Yani Witjaksono, dan Koordinator Nasional GEF SGP Indonesia, Sidi Rana Menggala, dengan Staf Ahli Menteri Koordinator Bidang Pangan Bidang Manajemen Konektivitas, Prayudi Syamsuri. Di meja diskusi, GEF SGP Indonesia memaparkan program-program berbasis masyarakat dan lingkungan yang sudah mereka jalankan sejak lama.</p>



<p>Sebagai informasi, YBUL telah menjadi pelaksana GEF SGP di Indonesia sejak 1993. Program ini mendukung proyek di 125 negara, dan Indonesia menjadi salah satu penerima manfaat terbesar dan terlama. Fokusnya mencakup pertanian berkelanjutan, pengelolaan limbah, energi terbarukan, dan ekowisata—dengan sentuhan langsung ke masyarakat di daerah.</p>



<p>Saat ini, GEF SGP Indonesia sedang menjalankan fase ketujuh (OP7) di Sulawesi, Jawa Tengah, dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Proyek-proyek yang mereka dukung sangat beragam, mulai dari penguatan pangan lokal seperti lontar di Sabu Raijua, kakao di Gorontalo, hingga kopi dan aren di Jawa Tengah serta Sulawesi Selatan.</p>



<p>Nah, salah satu inisiatif yang menarik adalah pendirian bank pangan lokal di NTT dan Sulawesi Barat. Ide ini muncul sebagai respons terhadap tingginya angka stunting di kedua wilayah tersebut. Menurut Sidi Rana Menggala, fokusnya adalah memberdayakan petani sebagai pusat penggerak. Model ini memungkinkan petani untuk menyetorkan hasil panennya, yang kemudian dapat didistribusikan ke masyarakat melalui sistem pembelian, penjualan, atau bahkan tabungan pangan.</p>



<p>Bank pangan ini tidak sekadar soal distribusi, tapi juga mencakup pembangunan gudang pangan, pemberdayaan petani, dan edukasi masyarakat mengenai pentingnya ketahanan pangan. Dengan begitu, petani tidak hanya menjadi produsen, tapi juga bagian dari rantai distribusi yang berdaya dan berkelanjutan.</p>



<p>Prayudi Syamsuri dari Kemenko Bapan menyambut hangat gagasan ini. Menurutnya, kunci kolaborasi ada pada sinergi dengan program pemerintah, khususnya untuk memperkuat Koperasi Desa (Kopdes). Ia menekankan pentingnya mendorong Kopdes agar tidak hanya berperan sebagai konsumen, tapi juga produsen yang terkoneksi dengan pasar lebih luas.</p>



<p>Menariknya, Prayudi memberikan masukan strategis: kolaborasi sebaiknya difokuskan pada pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan penyediaan modal usaha bagi Kopdes pemula, dibanding hanya membangun infrastruktur yang berpotensi tidak produktif. Dengan langkah ini, Kopdes bisa tumbuh menjadi motor penggerak ekonomi desa sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.</p>



<p>Jika rencana ini berjalan, kolaborasi GEF SGP Indonesia dan Kemenko Bapan tidak hanya akan membantu petani dan masyarakat di daerah terpencil, tapi juga bisa menjadi model penguatan pangan nasional yang berkelanjutan. Urbie’s, kita semua tentu berharap sinergi ini membawa dampak positif, terutama di wilayah dengan tingkat kerentanan pangan tinggi. Karena pada akhirnya, ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau lembaga tertentu—ini adalah kerja bersama demi masa depan yang lebih aman, sehat, dan berkelanjutan untuk semua.</p>



<p>Sumber: https://urbanvibes.id/index.php/2025/08/11/gef-sgp-indonesia-perkenalkan-pendekatan-inovatif-untuk-ketahanan-pangan-kepada-kemenko-bapan/</p>
<p>Artikel <a href="https://sgp-indonesia.org/id/gef-sgp-indonesia-perkenalkan-pendekatan-inovatif-untuk-ketahanan-pangan-kepada-kemenko-bapan/">GEF SGP Indonesia Perkenalkan Pendekatan Inovatif untuk Ketahanan Pangan kepada Kemenko Bapan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://sgp-indonesia.org/id">SGP Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>