<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ketahanan Pangan Arsip - SGP Indonesia</title>
	<atom:link href="https://sgp-indonesia.org/id/tag/ketahanan-pangan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sgp-indonesia.org/id/tag/ketahanan-pangan/</link>
	<description>The GEF Small Grants Programme</description>
	<lastbuilddate>Fri, 07 Nov 2025 04:30:21 +0000</lastbuilddate>
	<language>id</language>
	<sy:updateperiod>
	hourly	</sy:updateperiod>
	<sy:updatefrequency>
	1	</sy:updatefrequency>
	

<image>
	<url>https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2023/11/cropped-logo-gef-32x32.webp</url>
	<title>Ketahanan Pangan Arsip - SGP Indonesia</title>
	<link>http://sgp-indonesia.org/id/tag/ketahanan-pangan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bertemu Kemenko Bapan, GEF SGP Indonesia Perkenalkan Pendekatan Inovatif untuk Ketahanan Pangan</title>
		<link>https://sgp-indonesia.org/id/bertemu-kemenko-bapan-gef-sgp-indonesia-perkenalkan-pendekatan-inovatif-untuk-ketahanan-pangan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin sgp]]></dc:creator>
		<pubdate>Mon, 11 Aug 2025 18:17:00 +0000</pubdate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[GEF SGP Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Koordinator Bidang Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Kolaborasi]]></category>
		<category><![CDATA[Mitra Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Tradisi Untuk Lingkungan]]></category>
		<guid ispermalink="false">https://sgp-indonesia.org/?p=17139</guid>

					<description><![CDATA[<p>(11/8/2025) Global Environmental Facility Small Grant Program (GEF SGP) Indonesia, yang dihosting&#160;Yayasan Bina Usaha Lingkungan&#160;(YBUL), bertemu&#160;Kementerian Koordinator Bidang Pangan&#160;(Kemenko Bapan). Pertemuan tersebut bertujuan untuk menjajaki kolaborasi dalam upaya&#160;ketahanan pangan. Pertemuan tersebut dihadiri oleh Direktur Eksekutif YBUL, Yani Witjaksono, dan Koordinator Nasional GEF SGP Indonesia, Sidi Rana Menggala. Sementara dari pihak Kemenko Bapan, diwakili oleh Staf Ahli Menteri Koordinator Bidang Pangan Bidang Manajemen Konektivitas, Prayudi Syamsuri. Dalam pertemuan tersebut, GEF SGP Indonesia mempresentasikan program-program yang telah berjalan, khususnya yang berfokus pada pendekatan berbasis masyarakat dan lingkungan. YBUL, sebagai lembaga pelaksana GEF SGP di Indonesia sejak tahun 1993 , telah mendanai proyek-proyek...</p>
<p>Artikel <a href="https://sgp-indonesia.org/id/bertemu-kemenko-bapan-gef-sgp-indonesia-perkenalkan-pendekatan-inovatif-untuk-ketahanan-pangan/">Bertemu Kemenko Bapan, GEF SGP Indonesia Perkenalkan Pendekatan Inovatif untuk Ketahanan Pangan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://sgp-indonesia.org/id">SGP Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="653" height="366" src="https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2025/11/image-29.png" alt="" class="wp-image-17140" srcset="https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2025/11/image-29.png 653w, https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2025/11/image-29-300x168.png 300w, https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2025/11/image-29-18x10.png 18w, https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2025/11/image-29-600x336.png 600w, https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2025/11/image-29-1x1.png 1w, https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2025/11/image-29-10x6.png 10w" sizes="(max-width: 653px) 100vw, 653px" /><figcaption class="wp-element-caption">GEF SGP Indonesia, yang dihosting Yayasan Bina Usaha Lingkungan (YBUL), bertemu Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Bapan)[Ist]</figcaption></figure>



<p>(11/8/2025) Global Environmental Facility Small Grant Program (<a href="https://www.suara.com/tag/gef-sgp">GEF SGP</a>) Indonesia, yang dihosting&nbsp;<a href="https://www.suara.com/tag/yayasan-bina-usaha-lingkungan">Yayasan Bina Usaha Lingkungan</a>&nbsp;(YBUL), bertemu&nbsp;<a href="https://www.suara.com/tag/kementerian-koordinator-bidang-pangan">Kementerian Koordinator Bidang Pangan</a>&nbsp;(Kemenko Bapan). Pertemuan tersebut bertujuan untuk menjajaki kolaborasi dalam upaya&nbsp;<a href="https://www.suara.com/tag/ketahanan-pangan">ketahanan pangan</a>.</p>



<p>Pertemuan tersebut dihadiri oleh Direktur Eksekutif YBUL, Yani Witjaksono, dan Koordinator Nasional GEF SGP Indonesia, Sidi Rana Menggala. Sementara dari pihak Kemenko Bapan, diwakili oleh Staf Ahli Menteri Koordinator Bidang Pangan Bidang Manajemen Konektivitas, Prayudi Syamsuri.</p>



<p>Dalam pertemuan tersebut, GEF SGP Indonesia mempresentasikan program-program yang telah berjalan, khususnya yang berfokus pada pendekatan berbasis masyarakat dan lingkungan. YBUL, sebagai lembaga pelaksana GEF SGP di Indonesia sejak tahun 1993 , telah mendanai proyek-proyek di 125 negara , dan Indonesia menjadi salah satu yang terbesar dan terlama.</p>



<p>Program-program ini mencakup berbagai sektor seperti pertanian berkelanjutan, pengelolaan limbah, energi terbarukan, dan ekowisata.</p>



<p>GEF SGP Indonesia saat ini berada dalam fase ketujuh (OP7) yang berwilayah kerja di Sulawesi, Jawa Tengah, dan Nusa Tenggara Timur. Proyek-proyek yang didukung bervariasi, mulai dari penguatan ketahanan pangan lokal seperti tanaman lontar di Sabu Raijua, kakao di Gorontalo, hingga kopi dan aren di Jawa Tengah dan Sulawesi Selatan.<br>Salah satu inisiatif utama yang diusulkan adalah pendirian bank pangan lokal di NTT dan Sulawesi Barat, mengingat tingginya angka stunting di kedua wilayah tersebut.</p>



<p>&#8220;Fokusnya itu kepada petani. Kemudian kita bisa mendistribusi seperti bank,&#8221; ujar Sidi Rana Menggala, Koordinator Nasional GEF SGP Indonesia.</p>



<p>Model bank pangan ini akan melibatkan petani untuk menyetor hasil pangan mereka, yang kemudian akan didistribusikan kepada masyarakat melalui sistem pembelian, penjualan, dan tabungan. Program ini juga akan didampingi dengan pembangunan gudang pangan, pemberdayaan petani, dan edukasi ketahanan pangan.</p>



<p>Menanggapi presentasi tersebut, Prayudi Syamsuri menyambut baik inisiatif GEF SGP Indonesia dan menekankan pentingnya sinergi dengan program pemerintah, khususnya dalam mendukung Koperasi Desa (Kopdes).</p>



<p>Ia menjelaskan bahwa Kemenko Bapan sedang berupaya untuk mendorong Kopdes agar &#8220;berpikir menjadi kooperasi produser&#8221; , bukan hanya konsumen, dan menghubungkan mereka ke pasar yang lebih luas.</p>



<p>Prayudi menyarankan agar program GEF SGP dapat berkolaborasi dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan modal usaha bagi Kopdes yang baru memulai, bukan untuk membangun infrastruktur yang tidak produktif.</p>



<p>Adapun kolaborasi tersebut diharapkan dapat membantu mensukseskan Kopdes dan mengatasi tantangan ketahanan pangan&nbsp;di&nbsp;Indonesia.</p>



<p>Sumber: https://yoursay.suara.com/rona/2025/08/11/170313/bertemu-kemenko-bapan-gef-sgp-indonesia-perkenalkan-pendekatan-inovatif-untuk-ketahanan-pangan</p>
<p>Artikel <a href="https://sgp-indonesia.org/id/bertemu-kemenko-bapan-gef-sgp-indonesia-perkenalkan-pendekatan-inovatif-untuk-ketahanan-pangan/">Bertemu Kemenko Bapan, GEF SGP Indonesia Perkenalkan Pendekatan Inovatif untuk Ketahanan Pangan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://sgp-indonesia.org/id">SGP Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>GEF SGP Indonesia Perkenalkan Pendekatan Inovatif untuk Ketahanan Pangan kepada Kemenko Bapan</title>
		<link>https://sgp-indonesia.org/id/gef-sgp-indonesia-perkenalkan-pendekatan-inovatif-untuk-ketahanan-pangan-kepada-kemenko-bapan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin sgp]]></dc:creator>
		<pubdate>Mon, 11 Aug 2025 04:26:00 +0000</pubdate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[GEF SGP Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Koordinator Bidang Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Kolaborasi]]></category>
		<category><![CDATA[Mitra Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Tradisi Untuk Lingkungan]]></category>
		<guid ispermalink="false">https://sgp-indonesia.org/?p=17142</guid>

					<description><![CDATA[<p>(11/8/2025) Pangan bukan cuma soal makan setiap hari, tapi tentang bagaimana kita memastikan semua orang punya akses yang cukup, aman, dan bergizi. Itulah misi yang tengah dibawa oleh Global Environmental Facility Small Grant Program (GEF SGP) Indonesia, yang beroperasi di bawah dukungan&#160;Yayasan Bina Usaha Lingkungan&#160;(YBUL). Rabu (6/8/2025) lalu, mereka bertemu dengan Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Bapan) untuk menjajaki kolaborasi memperkuat ketahanan pangan nasional. Pertemuan ini mempertemukan Direktur Eksekutif YBUL, Yani Witjaksono, dan Koordinator Nasional GEF SGP Indonesia, Sidi Rana Menggala, dengan Staf Ahli Menteri Koordinator Bidang Pangan Bidang Manajemen Konektivitas, Prayudi Syamsuri. Di meja diskusi, GEF SGP Indonesia memaparkan...</p>
<p>Artikel <a href="https://sgp-indonesia.org/id/gef-sgp-indonesia-perkenalkan-pendekatan-inovatif-untuk-ketahanan-pangan-kepada-kemenko-bapan/">GEF SGP Indonesia Perkenalkan Pendekatan Inovatif untuk Ketahanan Pangan kepada Kemenko Bapan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://sgp-indonesia.org/id">SGP Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="600" src="https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2025/11/image-30-1024x600.png" alt="" class="wp-image-17143" srcset="https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2025/11/image-30-1024x600.png 1024w, https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2025/11/image-30-300x176.png 300w, https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2025/11/image-30-768x450.png 768w, https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2025/11/image-30-18x12.png 18w, https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2025/11/image-30-600x352.png 600w, https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2025/11/image-30-1x1.png 1w, https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2025/11/image-30-10x6.png 10w, https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2025/11/image-30.png 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>GEF SGP Indonesia Perkenalkan Pendekatan Inovatif untuk Ketahanan Pangan kepada Kemenko Bapan</em></figcaption></figure>



<p>(11/8/2025) Pangan bukan cuma soal makan setiap hari, tapi tentang bagaimana kita memastikan semua orang punya akses yang cukup, aman, dan bergizi. Itulah misi yang tengah dibawa oleh Global Environmental Facility Small Grant Program (GEF SGP) Indonesia, yang beroperasi di bawah dukungan<a href="https://www.google.com/url?sa=t&amp;source=web&amp;rct=j&amp;opi=89978449&amp;url=https://ybul.or.id/&amp;ved=2ahUKEwj7xIiH2YKPAxUtSGcHHScLDnYQFnoECGwQAQ&amp;sqi=2&amp;usg=AOvVaw23J80TRbwO8xlwMOMSI01U">&nbsp;Yayasan Bina Usaha Lingkungan</a>&nbsp;(YBUL). Rabu (6/8/2025) lalu, mereka bertemu dengan Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Bapan) untuk menjajaki kolaborasi memperkuat ketahanan pangan nasional.</p>



<p>Pertemuan ini mempertemukan Direktur Eksekutif YBUL, Yani Witjaksono, dan Koordinator Nasional GEF SGP Indonesia, Sidi Rana Menggala, dengan Staf Ahli Menteri Koordinator Bidang Pangan Bidang Manajemen Konektivitas, Prayudi Syamsuri. Di meja diskusi, GEF SGP Indonesia memaparkan program-program berbasis masyarakat dan lingkungan yang sudah mereka jalankan sejak lama.</p>



<p>Sebagai informasi, YBUL telah menjadi pelaksana GEF SGP di Indonesia sejak 1993. Program ini mendukung proyek di 125 negara, dan Indonesia menjadi salah satu penerima manfaat terbesar dan terlama. Fokusnya mencakup pertanian berkelanjutan, pengelolaan limbah, energi terbarukan, dan ekowisata—dengan sentuhan langsung ke masyarakat di daerah.</p>



<p>Saat ini, GEF SGP Indonesia sedang menjalankan fase ketujuh (OP7) di Sulawesi, Jawa Tengah, dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Proyek-proyek yang mereka dukung sangat beragam, mulai dari penguatan pangan lokal seperti lontar di Sabu Raijua, kakao di Gorontalo, hingga kopi dan aren di Jawa Tengah serta Sulawesi Selatan.</p>



<p>Nah, salah satu inisiatif yang menarik adalah pendirian bank pangan lokal di NTT dan Sulawesi Barat. Ide ini muncul sebagai respons terhadap tingginya angka stunting di kedua wilayah tersebut. Menurut Sidi Rana Menggala, fokusnya adalah memberdayakan petani sebagai pusat penggerak. Model ini memungkinkan petani untuk menyetorkan hasil panennya, yang kemudian dapat didistribusikan ke masyarakat melalui sistem pembelian, penjualan, atau bahkan tabungan pangan.</p>



<p>Bank pangan ini tidak sekadar soal distribusi, tapi juga mencakup pembangunan gudang pangan, pemberdayaan petani, dan edukasi masyarakat mengenai pentingnya ketahanan pangan. Dengan begitu, petani tidak hanya menjadi produsen, tapi juga bagian dari rantai distribusi yang berdaya dan berkelanjutan.</p>



<p>Prayudi Syamsuri dari Kemenko Bapan menyambut hangat gagasan ini. Menurutnya, kunci kolaborasi ada pada sinergi dengan program pemerintah, khususnya untuk memperkuat Koperasi Desa (Kopdes). Ia menekankan pentingnya mendorong Kopdes agar tidak hanya berperan sebagai konsumen, tapi juga produsen yang terkoneksi dengan pasar lebih luas.</p>



<p>Menariknya, Prayudi memberikan masukan strategis: kolaborasi sebaiknya difokuskan pada pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan penyediaan modal usaha bagi Kopdes pemula, dibanding hanya membangun infrastruktur yang berpotensi tidak produktif. Dengan langkah ini, Kopdes bisa tumbuh menjadi motor penggerak ekonomi desa sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.</p>



<p>Jika rencana ini berjalan, kolaborasi GEF SGP Indonesia dan Kemenko Bapan tidak hanya akan membantu petani dan masyarakat di daerah terpencil, tapi juga bisa menjadi model penguatan pangan nasional yang berkelanjutan. Urbie’s, kita semua tentu berharap sinergi ini membawa dampak positif, terutama di wilayah dengan tingkat kerentanan pangan tinggi. Karena pada akhirnya, ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau lembaga tertentu—ini adalah kerja bersama demi masa depan yang lebih aman, sehat, dan berkelanjutan untuk semua.</p>



<p>Sumber: https://urbanvibes.id/index.php/2025/08/11/gef-sgp-indonesia-perkenalkan-pendekatan-inovatif-untuk-ketahanan-pangan-kepada-kemenko-bapan/</p>
<p>Artikel <a href="https://sgp-indonesia.org/id/gef-sgp-indonesia-perkenalkan-pendekatan-inovatif-untuk-ketahanan-pangan-kepada-kemenko-bapan/">GEF SGP Indonesia Perkenalkan Pendekatan Inovatif untuk Ketahanan Pangan kepada Kemenko Bapan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://sgp-indonesia.org/id">SGP Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>GEF SGP Gandeng Ghent University dalam Program Ketahanan Pangan dan Ekologi</title>
		<link>https://sgp-indonesia.org/id/gef-sgp-gandeng-ghent-university-dalam-program-ketahanan-pangan-dan-ekologi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin sgp]]></dc:creator>
		<pubdate>Sat, 10 May 2025 02:17:00 +0000</pubdate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Belgia]]></category>
		<category><![CDATA[Ekologi]]></category>
		<category><![CDATA[GEF SGP Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Ghent University]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Tradisi Untuk Lingkungan]]></category>
		<guid ispermalink="false">https://sgp-indonesia.org/?p=16942</guid>

					<description><![CDATA[<p>(10/5) GEF Small Grants Programme (SGP) Indonesia resmi memperluas jangkauan kemitraan globalnya dengan menggandeng Ghent University, salah satu universitas ternama di Belgia. Langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kolaborasi internasional dalam mendukung ketahanan pangan, perlindungan ekosistem, serta pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara GEF SGP Indonesia dan Ghent University dilakukan di kampus Ghent University, Ghent, Belgia, pada Kamis (8/5/2025) waktu setempat. Dalam kesepakatan tersebut, kedua pihak sepakat menjalin kerja sama selama lima tahun ke depan. Kemitraan ini tidak hanya berfokus pada program-program konservasi lingkungan, tetapi juga mencakup pertukaran pengetahuan ilmiah dan keterlibatan langsung mahasiswa internasional dalam proyek sosial dan ekologi. Salah satu...</p>
<p>Artikel <a href="https://sgp-indonesia.org/id/gef-sgp-gandeng-ghent-university-dalam-program-ketahanan-pangan-dan-ekologi/">GEF SGP Gandeng Ghent University dalam Program Ketahanan Pangan dan Ekologi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://sgp-indonesia.org/id">SGP Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="653" height="366" src="https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2025/10/59338-gef-small-grants-programme-sgp-indonesia-bersama-perwakilan-dari-ghent-university-belgiaist.webp" alt="" class="wp-image-16943" srcset="https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2025/10/59338-gef-small-grants-programme-sgp-indonesia-bersama-perwakilan-dari-ghent-university-belgiaist.webp 653w, https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2025/10/59338-gef-small-grants-programme-sgp-indonesia-bersama-perwakilan-dari-ghent-university-belgiaist-300x168.webp 300w, https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2025/10/59338-gef-small-grants-programme-sgp-indonesia-bersama-perwakilan-dari-ghent-university-belgiaist-18x10.webp 18w, https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2025/10/59338-gef-small-grants-programme-sgp-indonesia-bersama-perwakilan-dari-ghent-university-belgiaist-600x336.webp 600w, https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2025/10/59338-gef-small-grants-programme-sgp-indonesia-bersama-perwakilan-dari-ghent-university-belgiaist-1x1.webp 1w, https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2025/10/59338-gef-small-grants-programme-sgp-indonesia-bersama-perwakilan-dari-ghent-university-belgiaist-10x6.webp 10w" sizes="(max-width: 653px) 100vw, 653px" /><figcaption class="wp-element-caption">GEF Small Grants Programme (SGP) Indonesia bersama perwakilan dari Ghent University Belgia.[Ist]</figcaption></figure>



<p>(10/5) <a href="https://www.suara.com/tag/gef-small-grants-programme">GEF Small Grants Programme</a> (SGP) <a href="https://www.suara.com/tag/indonesia">Indonesia</a> resmi memperluas jangkauan kemitraan globalnya dengan menggandeng <a href="https://www.suara.com/tag/ghent-university">Ghent University</a>, salah satu universitas ternama di <a href="https://www.suara.com/tag/belgia">Belgia</a>. Langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kolaborasi internasional dalam mendukung <a href="https://www.suara.com/tag/ketahanan-pangan">ketahanan pangan</a>, perlindungan ekosistem, serta pembangunan berkelanjutan di Indonesia.</p>



<p>Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara GEF SGP Indonesia dan Ghent University dilakukan di kampus Ghent University, Ghent, Belgia, pada Kamis (8/5/2025) waktu setempat. Dalam kesepakatan tersebut, kedua pihak sepakat menjalin kerja sama selama lima tahun ke depan. Kemitraan ini tidak hanya berfokus pada program-program konservasi lingkungan, tetapi juga mencakup pertukaran pengetahuan ilmiah dan keterlibatan langsung mahasiswa internasional dalam proyek sosial dan ekologi.</p>



<p>Salah satu aspek penting dari kerja sama ini adalah mobilitas mahasiswa. Mahasiswa dari Ghent University akan mendapat kesempatan untuk menjalankan program kuliah kerja nyata (KKN) di berbagai lokasi proyek GEF SGP Indonesia yang tersebar di pelosok Tanah Air. Program ini memungkinkan para mahasiswa untuk terlibat langsung dalam aktivitas pemberdayaan masyarakat, sekaligus memperoleh pengalaman praktis di lapangan.</p>



<p>Saat menjalani KKN, para mahasiswa akan berinteraksi dan bekerja bersama masyarakat lokal. Mereka diharapkan dapat mendampingi komunitas dalam mengembangkan solusi berbasis komunitas untuk menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung ketahanan pangan lokal. Pendekatan ini diharapkan mendorong terjadinya pertukaran ide, teknologi tepat guna, serta memperkuat kapasitas lokal dalam menghadapi tantangan lingkungan dan perubahan iklim.</p>



<p>Koordinator Nasional GEF SGP Indonesia, Sidi Rana Menggala, menyambut baik kerja sama ini. Ia menilai bahwa kemitraan strategis dengan Ghent University merupakan langkah konkret dalam memperluas jejaring internasional serta memperkaya pendekatan lokal dengan wawasan global. Lebih dari itu, Sidi berharap kerja sama ini mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar lokasi program GEF SGP Indonesia.</p>



<p>&#8220;Saya berharap kerja sama dalam hal kemitraan internasional bersama Ghent University ini membawa dampak positif bagi pembangunan Indonesia yang berkelanjutan dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh kelompok masyarakat penerima program GEF SGP Indonesia,&#8221; ujar Sidi.</p>



<p>GEF SGP sendiri merupakan bagian dari inisiatif Global Environment Facility (GEF) yang berada di bawah naungan United Nations Development Programme (UNDP). Program ini memberikan hibah kecil kepada organisasi masyarakat sipil dan komunitas akar rumput untuk mendukung proyek-proyek yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan, pengentasan kemiskinan, dan penguatan kapasitas lokal.</p>



<p>Dengan adanya kolaborasi ini, GEF SGP Indonesia berharap dapat memperkuat jejaring ilmu pengetahuan, membuka lebih banyak peluang kemitraan lintas negara, serta mendorong munculnya model-model keberlanjutan yang inovatif dan adaptif di berbagai wilayah Indonesia. Di sisi lain, mahasiswa dari Ghent University juga diharapkan dapat membawa perspektif baru dan turut memperkaya proses pemberdayaan masyarakat di lapangan.</p>



<p>Sumber: https://yoursay.suara.com/rona/2025/05/10/194622/gef-sgp-gandeng-ghent-university-dalam-program-ketahanan-pangan-dan-ekologi</p>
<p>Artikel <a href="https://sgp-indonesia.org/id/gef-sgp-gandeng-ghent-university-dalam-program-ketahanan-pangan-dan-ekologi/">GEF SGP Gandeng Ghent University dalam Program Ketahanan Pangan dan Ekologi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://sgp-indonesia.org/id">SGP Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kebun Gizi Keluarga sebagai Upaya Menjaga Ketahanan Pangan</title>
		<link>https://sgp-indonesia.org/id/kebun-gizi-keluarga-sebagai-upaya-menjaga-ketahanan-pangan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin sgp]]></dc:creator>
		<pubdate>Tue, 15 Oct 2024 09:03:41 +0000</pubdate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Land Degradation]]></category>
		<category><![CDATA[Mitra Lokal GEF SGP Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Pulau Sabu Raijua]]></category>
		<guid ispermalink="false">https://sgp-indonesia.org/?p=13418</guid>

					<description><![CDATA[<p>Terdapat satu program unik yang dilakukan oleh mitra GEF SGP Indonesia fase 7 dalam memajukan ketahanan pangan dan pemanfaatan lahan di Pulau Sabu dan Raijua melalui Kebun Gizi Keluarga yang telah dikembangkan sejak Agustus tahun 2023 dengan memanfaatkan pekarangan rumah. Permukaan wilayah Kabupaten Sabu Raijua yang sebagian besar terdiri dari bukit-bukit kapur dan juga kondisi alam yang kering serta langkanya air karena kemarau berkepanjangan berhasil dimanfaatkan oleh beberapa keluarga binaan mitra Kupang Batanam menjadi kebun gizi keluarga untuk menanam berbagai varietas pangan di pekarangan rumah. Pemanfaatan Pekarangan Rumah sebagai Kebun Gizi Keluarga Kebun gizi keluarga tersebut merupakan penggabungan inovasi terpadu...</p>
<p>Artikel <a href="https://sgp-indonesia.org/id/kebun-gizi-keluarga-sebagai-upaya-menjaga-ketahanan-pangan/">Kebun Gizi Keluarga sebagai Upaya Menjaga Ketahanan Pangan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://sgp-indonesia.org/id">SGP Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-large"><img loading="lazy" loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="682" src="https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2024/10/Jaga-Ketahanan-Pangan-Berkebun-di-Pekarangan-GEF-SGP-Indonesia-OP-7-1024x682.jpg" alt="Kebun Gizi Keluarga di Pulau Sabu dan Raijua" class="wp-image-13420" srcset="https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2024/10/Jaga-Ketahanan-Pangan-Berkebun-di-Pekarangan-GEF-SGP-Indonesia-OP-7-1024x682.jpg 1024w, https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2024/10/Jaga-Ketahanan-Pangan-Berkebun-di-Pekarangan-GEF-SGP-Indonesia-OP-7-300x200.jpg 300w, https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2024/10/Jaga-Ketahanan-Pangan-Berkebun-di-Pekarangan-GEF-SGP-Indonesia-OP-7-768x512.jpg 768w, https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2024/10/Jaga-Ketahanan-Pangan-Berkebun-di-Pekarangan-GEF-SGP-Indonesia-OP-7-18x12.jpg 18w, https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2024/10/Jaga-Ketahanan-Pangan-Berkebun-di-Pekarangan-GEF-SGP-Indonesia-OP-7-1x1.jpg 1w, https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2024/10/Jaga-Ketahanan-Pangan-Berkebun-di-Pekarangan-GEF-SGP-Indonesia-OP-7-10x7.jpg 10w, https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2024/10/Jaga-Ketahanan-Pangan-Berkebun-di-Pekarangan-GEF-SGP-Indonesia-OP-7.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption"><strong><em>Foto: Keluarga di Pulau Sabu Raijua sedang menanam tanaman (Dok: Edy Susanto-literasivisual15 untuk gef-sgpindonesia)</em></strong></figcaption></figure></div>


<p>Terdapat satu program unik yang dilakukan oleh mitra GEF SGP Indonesia fase 7 dalam memajukan ketahanan pangan dan pemanfaatan lahan di Pulau Sabu dan Raijua melalui Kebun Gizi Keluarga yang telah dikembangkan sejak Agustus tahun 2023 dengan memanfaatkan pekarangan rumah.</p>



<p>Permukaan wilayah Kabupaten Sabu Raijua yang sebagian besar terdiri dari bukit-bukit kapur dan juga kondisi alam yang kering serta langkanya air karena kemarau berkepanjangan berhasil dimanfaatkan oleh beberapa keluarga binaan mitra Kupang Batanam menjadi kebun gizi keluarga untuk menanam berbagai varietas pangan di pekarangan rumah.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Pemanfaatan Pekarangan Rumah sebagai Kebun Gizi Keluarga</h2>



<p>Kebun gizi keluarga tersebut merupakan penggabungan inovasi terpadu sehingga dapat dengan optimal tumbuh di pekarangan rumah diantaranya adalah penggunaan filter air limbah rumah tangga, pembuatan eco enzim, Pupuk Organik Cair (POC) dari sampah organik rumah tangga dan Biopestisida dari daun pahit, dan pengaplikasian bahan tribio pada bedeng tanam. Semua inovasi tersebut diajarkan oleh para ahli yang difasilitasi oleh Kupang Batanam agar para ibu rumah tangga dapat membuatnya sendiri dengan memanfaatkan limbah dan juga bahan yang tersedia di alam bebas.</p>



<p>Berbagai tanaman pangan telah tampak subur dan berkembang di beberapa pekarangan rumah di Desa Matei, Desa Pedero, dan Desa Eliogo, yaitu sayur kangkung, bayam, kacang panjang, cabai, sawi dan pare.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-large is-resized"><img loading="lazy" loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="1024" src="https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2024/10/8.-Hasil-panen-kacang-panjang-1024x1024.jpg" alt="Kacang Panjang Hasil Panen Kebun Gizi Keluarga di Desa Eilogo" class="wp-image-13421" style="width:615px;height:auto" srcset="https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2024/10/8.-Hasil-panen-kacang-panjang-1024x1024.jpg 1024w, https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2024/10/8.-Hasil-panen-kacang-panjang-300x300.jpg 300w, https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2024/10/8.-Hasil-panen-kacang-panjang-150x150.jpg 150w, https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2024/10/8.-Hasil-panen-kacang-panjang-768x768.jpg 768w, https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2024/10/8.-Hasil-panen-kacang-panjang-1536x1536.jpg 1536w, https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2024/10/8.-Hasil-panen-kacang-panjang-12x12.jpg 12w, https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2024/10/8.-Hasil-panen-kacang-panjang-1x1.jpg 1w, https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2024/10/8.-Hasil-panen-kacang-panjang-10x10.jpg 10w, https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2024/10/8.-Hasil-panen-kacang-panjang.jpg 1552w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption"><strong>F<em>oto: Kacang Panjang Hasil Panen Kebun Gizi Keluarga di Desa Eilogo (Dok: Kupang Batanam)</em></strong></figcaption></figure></div>


<p>Hal ini tentu sangat membantu masyarakat Pulau Sabu dan Raijua terlebih apabila masyarakat sedang mengalami kekeringan dan keterbatasan air, pengeluaran akan sayuran akan melambung tinggi ke harga Rp 10.000 sampai Rp 15.000 perikatnya karena keterbatasan panen sayuran. Terkadang, saat musim kemarau berkepanjangan karena curah hujan yang rendah, masyarakat Pulau Sabu Raijua masih harus mendatangkan sayur dari luar pulau.</p>



<p>Kondisi ini menjadi salah satu hal yang harus dimanfaatkan bagi masyarakat Pulau Sabu Raijua terlebih dalam menjaga ketahanan pangan dari level keluarga. Terlebih dalam mengembangkan sebuah kebun ketahanan pangan di pekarangan yang dapat adaptif terhadap iklim.</p>
<p>Artikel <a href="https://sgp-indonesia.org/id/kebun-gizi-keluarga-sebagai-upaya-menjaga-ketahanan-pangan/">Kebun Gizi Keluarga sebagai Upaya Menjaga Ketahanan Pangan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://sgp-indonesia.org/id">SGP Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>