<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Trade Expo Indonesia Arsip - SGP Indonesia</title>
	<atom:link href="https://sgp-indonesia.org/id/tag/trade-expo-indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sgp-indonesia.org/id/tag/trade-expo-indonesia/</link>
	<description>The GEF Small Grants Programme</description>
	<lastbuilddate>Mon, 10 Nov 2025 11:12:14 +0000</lastbuilddate>
	<language>id</language>
	<sy:updateperiod>
	hourly	</sy:updateperiod>
	<sy:updatefrequency>
	1	</sy:updatefrequency>
	

<image>
	<url>https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2023/11/cropped-logo-gef-32x32.webp</url>
	<title>Trade Expo Indonesia Arsip - SGP Indonesia</title>
	<link>https://sgp-indonesia.org/id/tag/trade-expo-indonesia/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Perkuat Ekspor UMKM Melalui Model Bisnis Waralaba dan Toko Unggulan</title>
		<link>https://sgp-indonesia.org/id/perkuat-ekspor-umkm-melalui-model-bisnis-waralaba-dan-toko-unggulan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin sgp]]></dc:creator>
		<pubdate>Fri, 17 Oct 2025 10:44:00 +0000</pubdate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[GEF SGP Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[ICE BSD]]></category>
		<category><![CDATA[Kolaborasi]]></category>
		<category><![CDATA[Mitra Lokal GEF SGP Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Mitra Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Trade Expo Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Tradisi Untuk Lingkungan]]></category>
		<guid ispermalink="false">https://sgp-indonesia.org/?p=17271</guid>

					<description><![CDATA[<p>(17/10/2025) Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN) terus memperkuat upaya peningkatan ekspor produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui pengembangan model bisnis waralaba (franchise) dan toko unggulan (flagship store). Kedua skema ini diharapkan&#160; mampumemperluas jangkauan pasar produk UMKM Indonesia di Eropa, khususnya di Belanda yang memiliki posisi strategis sebagai pintu gerbang perdagangan kawasan tersebut. Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal PEN Fajarini Puntodewi saat membuka seminar “Facilitating Indonesian SME Export Through Franchisesand Flagship Stores in the Netherlands” padaTrade Expo Indonesia ke-40 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (16/10). ”Belanda memiliki posisi...</p>
<p>Artikel <a href="https://sgp-indonesia.org/id/perkuat-ekspor-umkm-melalui-model-bisnis-waralaba-dan-toko-unggulan/">Perkuat Ekspor UMKM Melalui Model Bisnis Waralaba dan Toko Unggulan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://sgp-indonesia.org/id">SGP Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="800" height="533" src="https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2025/11/image-57.png" alt="" class="wp-image-17272" srcset="https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2025/11/image-57.png 800w, https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2025/11/image-57-300x200.png 300w, https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2025/11/image-57-768x512.png 768w, https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2025/11/image-57-18x12.png 18w, https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2025/11/image-57-600x400.png 600w, https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2025/11/image-57-1x1.png 1w, https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2025/11/image-57-10x7.png 10w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em><strong>Menteri Perdagangan, Budi Santoso menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara eksportir dengan buyer di pagelaran Trade Expo Indonesia ke-40, ICE BSD, Tangerang, Banten, Rabu (15/10/2025). (Foto Kemendag/Niaga.Asia)</strong></em><br></figcaption></figure>



<p>(17/10/2025) Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN) terus memperkuat upaya peningkatan ekspor produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui pengembangan model bisnis waralaba (franchise) dan toko unggulan (flagship store).</p>



<p>Kedua skema ini diharapkan&nbsp; mampumemperluas jangkauan pasar produk UMKM Indonesia di Eropa, khususnya di Belanda yang memiliki posisi strategis sebagai pintu gerbang perdagangan kawasan tersebut.</p>



<p>Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal PEN Fajarini Puntodewi saat membuka seminar “Facilitating Indonesian SME Export Through Franchisesand Flagship Stores in the Netherlands” padaTrade Expo Indonesia ke-40 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (16/10).</p>



<p>”Belanda memiliki posisi strategis sebagai pintu gerbang bagi produk Indonesia menuju masyarakat Eropa. Selain memiliki hubungan historis yang panjang dengan Indonesia, Belanda juga dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan dan logistik dunia. Dengan demikian, perluasan kehadiran UMKM Indonesia di Belanda melalui skema waralaba dan toko unggulan merupakan langkah yang tidak hanya realistis, tetapi juga strategis,” ujar Puntodewi.</p>



<p>Puntodewi menjelaskan, konsep waralaba dan toko unggulan dapat menjadi solusi efektif bagi UMKM untuk memperluas jangkauan pasar internasional tanpa harus menanggung biaya ekspansi penuh secara mandiri.</p>



<p>Melalui skema waralaba, pelaku UMKM dapat menstandarkan kualitas produk dan membangun merek global dengan lebih cepat. Sementara itu, toko unggulan berfungsi sebagai etalase utama yang menampilkan citra dan keunikan produk Indonesia secara langsung kepada masyarakat Eropa.</p>



<p>Puntodewi menambahkan, upaya ini sekaligus menjadi bagian dari strategi membangun penjenamaan negara (nation branding) bagi produk Indonesia yang tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga mencerminkan identitas dan budaya bangsa.</p>



<p>“Produk yang kuat secara budaya akan lebih mudah diterima dan dihargai oleh masyarakat dunia. Oleh karena itu, kualitas, keunikan, dan nilai budaya merupakan bagian yangtak terpisahkan dari strategi ekspor kita,”lanjutPuntodewi.</p>



<p>Melalui seminar ini, Puntodewi berharap pelaku UMKM dapat memperoleh wawasan, memperluas jejaring bisnis, serta menjalin peluang kerja sama guna memperluas jangkauan produk ke pasar Belanda. Ia juga menekankan pentingnya memanfaatkan seminar tersebut sebaik mungkin sebagai ajang membangun jaringan (networking) dan kolaborasi.</p>



<p>Seminar yang diikuti 110 peserta ini menghadirkan berbagai narasumber yang meliputi Direktur Utama (Chief Executive Officer/CEO) Sarirasa Nusantaraatau Sate Khas Senayan Benny Hadisurjo, Direktur Sarirasa Europe BV Felix Ang, Direktur Utama InterAromat BV Suryo Tutuko, serta Ketua Umum Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia (WALI) Levita Supit.</p>



<p>Bertindak sebagai moderator seminar yaitu Koordinator Nasional Global Environment Facility Small Grants Programme (GEF SGP) Indonesia Sidi Rana Menggala. Turut memberikan sambutan Atase Perdagangan RI Den Haag Annisa Hapsari dan Kepala Perwakilan Netherlands Business Support Office (NBSO) Indonesia Mario Lauw .</p>



<p>Sementara itu, Kepala Perwakilan NBSO Indonesia Mario Lauw menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menilai kegiatan semacam ini dapat menjadi wadah untuk mempertemukan pelaku usaha dari kedua negara dan memperluas peluang kerja sama di berbagai sektor.</p>



<p>“Kita hadir di sini untuk saling berbagi pengetahuan dan pengalaman. Semoga pertemuan hari ini dapat membuka wawasan dan melahirkan kerja sama baru,” ujar Mario.</p>



<p>Sumber: https://www.niaga.asia/perkuat-ekspor-umkm-melalui-model-bisnis-waralaba-dan-toko-unggulan/</p>



<p></p>
<p>Artikel <a href="https://sgp-indonesia.org/id/perkuat-ekspor-umkm-melalui-model-bisnis-waralaba-dan-toko-unggulan/">Perkuat Ekspor UMKM Melalui Model Bisnis Waralaba dan Toko Unggulan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://sgp-indonesia.org/id">SGP Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dari Penerima Hibah Jadi Pelaku Pasar, Cerita Berdaya Komunitas di TEI 2025</title>
		<link>https://sgp-indonesia.org/id/dari-penerima-hibah-jadi-pelaku-pasar-cerita-berdaya-komunitas-di-tei-2025/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin sgp]]></dc:creator>
		<pubdate>Wed, 15 Oct 2025 10:02:00 +0000</pubdate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[Bulukumba]]></category>
		<category><![CDATA[GEF SGP Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Kolaborasi]]></category>
		<category><![CDATA[Mitra Lokal GEF SGP Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Petani Mitra]]></category>
		<category><![CDATA[Trade Expo Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Tradisi Untuk Lingkungan]]></category>
		<guid ispermalink="false">https://sgp-indonesia.org/?p=17268</guid>

					<description><![CDATA[<p>(15/10/2025) Trade Expo Indonesia&#160;2025 digelar di ICE BSD City, Serpong, Tangerang, Banten, mulai 15 hingga 19 Oktober 2025. Dalam&#160;event&#160;ini,&#160;Global Environmental Facility Small Grants Programme&#160;(GEF SGP) Indonesia menampilkan ragam produk lokal yang diproduksi oleh komunitas dan masyarakat setempat. Dari&#160;penerima hibah&#160;menjadi&#160;pelaku pasar. Pesan ini pantas disematkan melalui pameran GEF SGP Indonesia di&#160;TEI&#160;2025. Lewat&#160;event&#160;yang dihelat oleh Kementerian Perdagangan tersebut, mereka menampilkan produk lokal dan menegaskan peran masyarakat sebagai pelaku utama dalam ekonomi konservasi berkelanjutan. Sidi Rana Menggala, salah satu koordinator GEF SGP Indonesia, menjelaskan model pengembangan masyarakat memang memiliki pola yang cukup jelas. Mulai dari mengidentifikasi masalah, mendapatkan hibah, melaksanakan proyek, hingga melaporkan...</p>
<p>Artikel <a href="https://sgp-indonesia.org/id/dari-penerima-hibah-jadi-pelaku-pasar-cerita-berdaya-komunitas-di-tei-2025/">Dari Penerima Hibah Jadi Pelaku Pasar, Cerita Berdaya Komunitas di TEI 2025</a> pertama kali tampil pada <a href="https://sgp-indonesia.org/id">SGP Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img decoding="async" width="653" height="366" src="https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2025/11/image-56.png" alt="" class="wp-image-17269" style="width:840px;height:auto" srcset="https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2025/11/image-56.png 653w, https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2025/11/image-56-300x168.png 300w, https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2025/11/image-56-18x10.png 18w, https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2025/11/image-56-600x336.png 600w, https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2025/11/image-56-1x1.png 1w, https://sgp-indonesia.org/wp-content/uploads/2025/11/image-56-10x6.png 10w" sizes="(max-width: 653px) 100vw, 653px" /><figcaption class="wp-element-caption">Booth GEF SGP di Pameran Trade Expo Indonesia 2025.(Dokumentasi Pribadi)</figcaption></figure>



<p>(15/10/2025) <a href="https://www.suara.com/tag/trade-expo-indonesia">Trade Expo Indonesia</a>&nbsp;2025 digelar di ICE BSD City, Serpong, Tangerang, Banten, mulai 15 hingga 19 Oktober 2025. Dalam&nbsp;<em>event</em>&nbsp;ini,&nbsp;<em>Global Environmental Facility Small Grants Programme</em>&nbsp;(GEF SGP) Indonesia menampilkan ragam produk lokal yang diproduksi oleh komunitas dan masyarakat setempat.</p>



<p>Dari&nbsp;<a href="https://www.suara.com/tag/penerima-hibah">penerima hibah</a>&nbsp;menjadi&nbsp;<a href="https://www.suara.com/tag/pelaku-pasar">pelaku pasar</a>. Pesan ini pantas disematkan melalui pameran GEF SGP Indonesia di&nbsp;<a href="https://www.suara.com/tag/tei">TEI</a>&nbsp;2025. Lewat&nbsp;<em>event</em>&nbsp;yang dihelat oleh Kementerian Perdagangan tersebut, mereka menampilkan produk lokal dan menegaskan peran masyarakat sebagai pelaku utama dalam ekonomi konservasi berkelanjutan.</p>



<p>Sidi Rana Menggala, salah satu koordinator GEF SGP Indonesia, menjelaskan model pengembangan masyarakat memang memiliki pola yang cukup jelas. Mulai dari mengidentifikasi masalah, mendapatkan hibah, melaksanakan proyek, hingga melaporkan hasilnya. Tapi ada satu hal yang mengganjal.</p>



<p>“Tak dapat dipungkiri, model ini memang telah mendorong berbagai pekerjaan luar biasa yang dihasilkan dari setiap wilayah mitra. Kendati demikian, sering kali meninggalkan satu pertanyaan penting yang belum terjawab: Apa yang terjadi ketika dana hibah berakhir?” ujar Sidi dalam pernyataannya di Jakarta, Selasa (14/10/2025).</p>



<p>Tentunya, pertanyaan ini cukup menantang. Ada jawaban yang lebih berkelanjutan menanti. Nah, jawaban itulah yang dibawa ke panggung nasional TEI. Ya, pameran bukan sembarang pameran. Melalui&nbsp;<em>event</em>&nbsp;itu, GEF SGP Indonesia mau menggeser peran penyandang dana tradisional menjadi pembuat pasar yang proaktif.</p>



<p>Trade Expo Indonesia (TEI), merupakan ajang perdagangan dan investasi nasional yang menjadi tempat pertemuan antara pelaku usaha dan pembeli internasional. Sidi mengatakan pihaknya tidak cuma menampilkan laporan dan foto, melainkan produk nyata, layak investasi, dan siap dipasarkan dari komunitas yang mereka dampingi.</p>



<p>“Kita di dunia di mana konsumen dan pembeli B2B kian menuntut transparansi dan tujuan jelas. Nah, cerita di balik produk menjadi nilai terbesarnya. Di TEI, kami tidak hanya menjual madu; kami menampilkan hubungan erat kami dengan petani kopi dan keterkaitan mereka dengan habitat alami,” kata Sidi.</p>



<p>Menurut dia, hubungan antarrelasi manusia menciptakan dampak yang sangat kuat. Salah satunya adalah pemberdayaan komunitas. Pihaknya membawa kisah-kisah komunitas di daerah ke panggung nasional untuk memberikan pengakuan atas kerja kerasnya mereka selama ini.</p>



<p>“Kami ingin menyampaikan pesan kepada para mitra komunitas, bahwa mereka bukan penerima bantuan; mereka adalah inovator, pengusaha, dan penjaga modal alam bangsa kita,” terang Sidi.</p>



<p>Tidak bisa dipungkiri, perjalanan dari proyek berbasis komunitas hingga ke panggung nasional bukanlah jalan sunyi. Dibutuhkan kolaborasi yang kuat dengan mitra berpikiran maju, mulai dari sektor swasta, pemerintah hingga lembaga keuangan.</p>



<p>“Kami mencari mitra yang melihat apa yang kami lihat: bahwa berinvestasi dalam usaha berbasis komunitas bukan sekadar CSR, melainkan investasi strategis dalam rantai pasok yang lebih stabil, berkelanjutan, dan adil bagi Indonesia,” tutup Sidi.</p>



<p>Kementerian Perdagangan menggelar Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 ke-40 pada 15-19 Oktober 2025 dengan mengusung tema &#8220;<em>Discover Indonesia&#8217;s Excellence: Trade Beyond Boundaries</em>&#8220;. Ajang yang digelar di ICE BSD City ini menjadi tempat bertemu para eksportir dan importir untuk dapat bertransaksi hingga menarik investasi.</p>



<p>Sumber: https://yoursay.suara.com/news/2025/10/15/100254/dari-penerima-hibah-jadi-pelaku-pasar-cerita-berdaya-komunitas-di-tei-2025</p>
<p>Artikel <a href="https://sgp-indonesia.org/id/dari-penerima-hibah-jadi-pelaku-pasar-cerita-berdaya-komunitas-di-tei-2025/">Dari Penerima Hibah Jadi Pelaku Pasar, Cerita Berdaya Komunitas di TEI 2025</a> pertama kali tampil pada <a href="https://sgp-indonesia.org/id">SGP Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>