{
    "id": 3653,
    "date": "2021-03-02T20:17:00",
    "date_gmt": "2021-03-02T20:17:00",
    "guid": {
        "rendered": "https:\/\/sgp-indonesia.org\/?p=3653"
    },
    "modified": "2024-03-24T06:39:50",
    "modified_gmt": "2024-03-24T06:39:50",
    "slug": "revitalizing-rubber-community",
    "status": "publish",
    "type": "post",
    "link": "https:\/\/sgp-indonesia.org\/id\/revitalizing-rubber-community\/",
    "title": {
        "rendered": "Merevitalisasi Komunitas Karet"
    },
    "content": {
        "rendered": "<div data-elementor-type=\"wp-post\" data-elementor-id=\"3653\" class=\"elementor elementor-3653\" data-elementor-post-type=\"post\">\n\t\t\t\t\t\t<section class=\"elementor-section elementor-top-section elementor-element elementor-element-19bb6309 elementor-section-boxed elementor-section-height-default elementor-section-height-default\" data-id=\"19bb6309\" data-element_type=\"section\" data-e-type=\"section\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-container elementor-column-gap-default\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-column elementor-col-100 elementor-top-column elementor-element elementor-element-7fc65be8\" data-id=\"7fc65be8\" data-element_type=\"column\" data-e-type=\"column\">\n\t\t\t<div class=\"elementor-widget-wrap elementor-element-populated\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-4a1d55c9 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"4a1d55c9\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seorang wanita paruh baya dengan ceria memegang pisau dengan ujung yang berkait. Layaknya seorang penari ulung, ia berputar-putar dan menoreh batang pohon karet di sepanjang jalan yang dilaluinya. Sambil sesekali menghembuskan asap rokoknya ke udara.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nama wanita itu adalah Ibu Monon. Ia adalah seorang penyadap karet yang tinggal di Desa Tempayung. Desa ini terletak di Kecamatan Kotawaringin Lama, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Desa Tempayung terletak di daerah terpencil dan terpencil, berbatasan dengan Suaka Margasatwa Sungai Lamandau (SMSL) dan dikelilingi oleh perkebunan kelapa sawit. Untuk mencapai desa ini, diperlukan waktu sekitar empat jam perjalanan dari Pangkalan Bun, ibu kota Kotawaringin Barat, menggunakan speedboat yang kemudian dilanjutkan dengan ojek.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Desa Tempayung sebenarnya memiliki potensi sebagai perkebunan karet rakyat. Hal ini terlihat dari banyaknya kebun karet milik rakyat. Meski begitu, buang jauh-jauh bayangan perkebunan karet rakyat sebagai perkebunan besar milik negara yang bersih, rapi dan teratur.<\/span><\/p>\n\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-1da07c6 elementor-widget elementor-widget-html\" data-id=\"1da07c6\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"html.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<object data=\"https:\/\/sgp-indonesia.org\/wp-content\/uploads\/2018\/06\/2.-Revitalizing-Rubber-Community-copy.pdf\" height=\"800px\">\r\n<embed src=\"https:\/\/sgp-indonesia.org\/wp-content\/uploads\/2018\/06\/2.-Revitalizing-Rubber-Community-copy.pdf\" \/>\r\n<\/object>\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/section>\n\t\t\t\t<\/div>",
        "protected": false
    },
    "excerpt": {
        "rendered": "<p>Seorang wanita paruh baya dengan ceria memegang pisau dengan ujung yang berkait. Layaknya seorang penari ulung, ia berputar-putar dan menoreh batang pohon karet di sepanjang jalan yang dilaluinya. Sambil sesekali menghembuskan asap rokoknya ke udara. Nama wanita itu adalah Ibu Monon. Ia adalah seorang penyadap karet yang tinggal di Desa Tempayung. Desa ini terletak di Kecamatan Kotawaringin Lama, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Desa Tempayung terletak di daerah terpencil dan terpencil, berbatasan dengan Suaka Margasatwa Sungai Lamandau (SMSL) dan dikelilingi oleh perkebunan kelapa sawit. Untuk mencapai desa ini, diperlukan waktu sekitar empat jam perjalanan dari Pangkalan Bun, ibu kota Kotawaringin&#8230;<\/p>",
        "protected": false
    },
    "author": 2,
    "featured_media": 10995,
    "comment_status": "closed",
    "ping_status": "open",
    "sticky": false,
    "template": "",
    "format": "standard",
    "meta": {
        "content-type": "",
        "footnotes": ""
    },
    "categories": [
        162
    ],
    "tags": [],
    "class_list": [
        "post-3653",
        "post",
        "type-post",
        "status-publish",
        "format-standard",
        "has-post-thumbnail",
        "hentry",
        "category-buku-terbitan-id"
    ],
    "_links": {
        "self": [
            {
                "href": "https:\/\/sgp-indonesia.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3653",
                "targetHints": {
                    "allow": [
                        "GET"
                    ]
                }
            }
        ],
        "collection": [
            {
                "href": "https:\/\/sgp-indonesia.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"
            }
        ],
        "about": [
            {
                "href": "https:\/\/sgp-indonesia.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"
            }
        ],
        "author": [
            {
                "embeddable": true,
                "href": "https:\/\/sgp-indonesia.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"
            }
        ],
        "replies": [
            {
                "embeddable": true,
                "href": "https:\/\/sgp-indonesia.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3653"
            }
        ],
        "version-history": [
            {
                "count": 8,
                "href": "https:\/\/sgp-indonesia.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3653\/revisions"
            }
        ],
        "predecessor-version": [
            {
                "id": 12395,
                "href": "https:\/\/sgp-indonesia.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3653\/revisions\/12395"
            }
        ],
        "wp:featuredmedia": [
            {
                "embeddable": true,
                "href": "https:\/\/sgp-indonesia.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10995"
            }
        ],
        "wp:attachment": [
            {
                "href": "https:\/\/sgp-indonesia.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3653"
            }
        ],
        "wp:term": [
            {
                "taxonomy": "category",
                "embeddable": true,
                "href": "https:\/\/sgp-indonesia.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3653"
            },
            {
                "taxonomy": "post_tag",
                "embeddable": true,
                "href": "https:\/\/sgp-indonesia.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3653"
            }
        ],
        "curies": [
            {
                "name": "wp",
                "href": "https:\/\/api.w.org\/{rel}",
                "templated": true
            }
        ]
    }
}