Di Tenganan, tanaman obat bisa ditemui di hutan dan juga pekarangan rumah. Di hutan, bisa ditemui antara lain ilak, piduh (pegagan), sedangkan di pekarangan bisa ditemui sulasih, liligundi. Saat ini kalau sakit ingin cepat sembuh, ke dokter. Ini terjadi di semua tempat tidak terkecuali di Tenganan. Padahal menurut Weda, 100 meter keliling tempat tinggal tersedia berbagai macam obat. Semoga video ini bisa menambah informasi tentang tanaman obat yang tidak hanya bisa ditemui di Tenganan, tetapi mungkin bisa juga ditemui di lingkungan sekitar kita. https://youtu.be/yBztCDzGN6c Continue reading
Ada sedikitnya 19 jenis dedaunan yang bisa dijadikan sebagai sumber pangan. Beberapa di antaranya bisa dilihat dalam ononan, yaitu: daun dagdag se, daun singkong, gegirang, pepe, kayu manis, besaran, beludru, kelor, pucuk labu, daun tabia bun, paspasan, bama, tumpang payuk, kutil balang, gamal, kacang panjang. Di antara kesemuanya, daun paspasan memiliki komposisi dominan karena sifatnya yang netral. Simak juga etika memasak di Tenganan yang bisa menambah informasi akan keberagaman kearifan lokal. https://youtu.be/AdRuGJTPai0 Continue reading
Dulohupa.id – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2022 tidak hanya dirayakan oleh para siswa dan guru dari sekolah negeri. Di Kabupaten Gorontalo, peringatan Hardiknas juga turut diperingati oleh Sekolah Kampung Pelehu bersama Karang Taruna dan Pemerintah Desa Juriya. Sejumlah lomba yang melibatkan anak-anak digelar untuk menggali potensi anak didik. “Ada beragam kegiatan yang kita lakukan, seperti lomba mewarnai, dan lomba sepak bola cilik” Ucap Ronaldo Iti selaku Koordinator Sekolah Kampung Pelehu. Bukan hanya untuk menggali potensi anak di Desa tersebut, lomba-lomba yang ditujukan untuk anak-anak ini bertujuan untuk meningkatkan keberanian dan kepercataan diri para peserta untuk tampil di depan... Continue reading
Virtual tour Desa Sibetan diikuti oleh 40-an peserta webinar dari berbagai wilayah di Indonesia. Ketertarikan terhadap desa salak di Sibetan membangkitkan banyak pertanyaan melalui diskusi yang dilakukan, mulai dari jenis salak sampai cita rasa khas salak Sibetan. https://youtu.be/Z-zsVvSt-tU Continue reading
Setelah Program GEF-SGP Fase 6 selesai, ada tuntutan untuk bisa membuat pengetahuan dan pengalaman selama melakukan program bisa dijadikan pembelajaran praktis dan filosofis untuk pelaksanaan Fase berikutnya. Salah satu unsur terpenting dalam menjalankan program adalah membangun relasi dengan para pihak baik yang langsung bersentuhan maupun dengan yang tidak langsung bersentuhan. Identifikasi para pihak yang sudah dilakukan di awal program biasanya belum tentu menghasilkan kolaborasi yang diharapkan. Kadang malah pihak yang tidak diperhitungkan, merupakan kunci dari berhasilnya suatu program. Oleh karena itu, pertimbangan dalam melibatkan pihak-pihak tertentu, harus memasukkan kriteria dalam rangka membuka jalan kita bersama mencapai apa yang dimimpikan bersama.... Continue reading
Gerakan bertani secara organik dikembangkan di Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali. Selain untuk memenuhi kebutuhan pangan dan menghasilkan secara ekonomi, bertani juga sebentuk respons atas perubahan iklim. Oleh COKORDA YUDISTIRA M PUTRA6 April 2022 08:35 WIB Dari pulau yang berkapur dan cenderung kering, sebuah ikhtiar ditancapkan I Made Suka (42) dengan harapan menghasilkan pangan yang sehat dan bebas bahan kimiawi demi mencukupi kebutuhan keluarga dan mampu berproduksi secara ekonomi. Dengan semangat dan kerja sama, ikhtiar I Made Suka mulai menunjukkan hasil. Di lahan kira-kira seluas 8 are, atau sekitar 800 meter persegi, yang berada di Desa Klumpu, Kecamatan Nusa Penida,... Continue reading
Kita mengetahui bahwa Wakatobi adalah akronim nama dari empat pulau di tenggara Sulawesi, yaitu, Pulau Wangi-wangi, Kaledupa, Tomia dan Binongko. Terkenal dengan wisata alam bawah lautnya yang indah dan memiliki keragaman biota laut yang mengagumkan. Memang, Wakatobi termasuk ke dalam jalur segitiga karang dunia. Ada 6 negara yang masuk ke dalam “segitiga emas” di dunia ini, yaitu Thailand, Malaysia, Philipina, Indonesia (Wakatobi, Bali, Kalimantan, Lombok, dan Papua), Timor Leste, Papua Nugini, dan Kepulauan Solomon di Samudera Pasifik. Sepatutnya kita bangga bahwa Indonesia termasuk di dalamnya dan Wakatobi tepat berada di jantung segitiga emas karang tersebut. Tetapi ketika membaca tulisan dalam... Continue reading
Sejak tahun 2017, program GEF SGP Indonesia fase ke-6 berproses di empat wilayah Indonesia Timur, yaitu di Pulau Nusa Penida Bali, Pulau Semau Nusa Tenggara Timur, Kepulauan Wakatobi Sulawesi Tenggara, dan wilayah sekitar aliran Sungai Paguyaman Gorontalo. Sebanyak 82 mitra dari Kelompok Masyarakat, Lembaga Swadaya, Masyarakat Perguruan Tinggi, Lembaga Penelitian, Perusahaan Swasta, Pemerintah Daerah, dan Pemerintah Nasional terlibat dalam program ini. Memulai berkegiatan bersama masyarakat tak semudah menyusun strategi di atas kertas. Liku-liku peristiwa harus dijalani satu demi satu. Beragam cara dan pendekatan dicoba untuk diterapkan. Tak jarang peluh menemani kegagalan dan senyum mengiringi keberhasilan mitra-mitra GEF SGP Indonesia ketika... Continue reading
Bertajuk “Hadiah Kecil untuk Kita”, penutupan Proyek GEF-SGP Indonesia Fase-6 ini diisi dengan Pameran Virtual Foto dan Peluncuran Buku. Pameran foto dibuka secara virtual pada Rabu, 30 Maret 2022, pk. 09.00-10.30 WIB. Link : https://GEF-SGPphotogallery.com bisa diakses hingga 10 April 2022. Buku-buku yang diluncurkan diantaranya : Siasah, Jejak Pangan Lokal Nusantara, Jejak Cendekia Nusantara, Fajar Timur Hingga Senja Kala Nusa : Antologi Pencarian Rasa Empat Wilayah, Wakatobi dalam Pusaran Zaman : Sebuah Antologi. Info lebih lanjut, kontak di nomor 0856 734 1172 (Meinar SW) Entitled “A Little Gift for Us”, the closing of the Phase-6 GEF-SGP Indonesia Project was filled... Continue reading