
Lanskap prioritas OP8
Lima lanskap
Dari gunung ke laut
Dipilih karena nilai keanekaragaman hayati, kerentanan iklim, kapasitas komunitas, jejak SGP sebelumnya, potensi hulu-hilir, peluang inklusi, dan potensi kofinansiring.


BaliKabupaten Buleleng Jelajahi →
Dataran tinggi vulkanik, Subak, mangrove, hingga terumbu karang pesisir utara Bali.
±15.000 ha
zona intervensi
zona intervensi
0
proyek OP8
proyek OP8
Nusa Tenggara BaratKabupaten Lombok Timur Jelajahi →
Dari lereng Rinjani ke dataran rendah, mangrove, teluk, dan gili.
±160.700 ha
luas kabupaten
luas kabupaten
0
proyek OP8
proyek OP8


Nusa Tenggara TimurPesisir Barat Komodo Jelajahi →
Zona penyangga Taman Nasional Komodo di daratan Flores, Manggarai Barat.
288.353 ha
zona penyangga (CPS)
zona penyangga (CPS)
0
proyek OP8
proyek OP8
AcehDAS Krueng Peusangan Hulu Jelajahi →
Menara air dataran tinggi Gayo di sekitar Danau Laut Tawar, Aceh Tengah.
129.327 ha
luas DAS hulu (CPS)
luas DAS hulu (CPS)
0
proyek OP8
proyek OP8


Kalimantan SelatanMeratus Hulu Sungai Selatan Jelajahi →
Hutan Meratus, dataran pertanian, dan rawa air tawar dalam satu bentang.
180.494 ha
luas kabupaten (CPS)
luas kabupaten (CPS)
0
proyek OP8
proyek OP8
Mencari lanskap OP7 (DAS Bodri, DAS Balantieng, SM Nantu, Kepulauan Sabu Raijua)? Lihat arsip portofolio →
