(+62) 21 720 6125 ︱ (+62) 21 727 90520

en_US English
en_US English id_ID Bahasa Indonesia

Join Us!

Instagram Facebook-f Linkedin-in Twitter
  • Home
  • SGP Indonesia
  • Proposal
  • Publication
    • Grantees Product
    • News
    • Books
    • Photostory
    • Grantees Partner's Report
  • Gallery
  • Guidelines
  • Contact Us
  • Data Online

Menu Categories
  • Home
  • SGP Indonesia
  • Proposal
  • Publication
    • Grantees Product
    • News
    • Books
    • Photostory
    • Grantees Partner's Report
  • Gallery
  • Guidelines
  • Contact Us
  • Data Online
Facebook Twitter Youtube Linkedin Whatsapp

Article
Read more

Kelompok perempuan Desa Juriya-Gorontalo produksi camilan dari jagung lokal

Gorontalo (ANTARA) – Kelompok perempuan Desa Juriya Kecamatan Bilato Kabupaten Gorontalo memproduksi camilan dari jagung lokal, yang kini jarang dibudidayakan masyarakat setempat. Kelompok Perempuan Cinta Kasih mendirikan usaha stik jagung baru beberapa bulan terakhir, untuk membantu perekonomian keluarga. Stik jagung pada umumnya menggunakan jagung varietas hibrida, namun kelompok tersebut memanfaatkan jagung lokal yang oleh warga setempat disebut “binte tonala”. Camilan yang diberi merek Stik Jagung Opa Lo Tilo itu, memiliki tekstur renyah serta rasa yang gurih. “Sudah mulai banyak permintaan dari beberapa pihak. Untungnya juga lumayan untuk menambah pendapatan kami,” kata Ketua Kelompok Cinta Kasih, Liana H. Iti, Senin. Satu... Continue reading
31 Aug
Article
Read more

Menghancurkan Batu, Menggali Kantong Energi

alanan di Nusa Penida tak seramai ketika pandemi belum melanda. Restoran yang menjamur di kanan-kiri jalan tampak masih belum beroperasi. Wisatawan asing yang biasanya bisa dijumpai dengan mudah hilir mudik di jalan juga tak tampak. Di antara jalan yang lengang, rumput yang menguning, seorang lelaki tengah duduk di ladang. Di sebelahnya kepingan-kepingan karang menumpuk. Usia lelaki itu mungkin sudah melewati setengah abad. Tubuhnya begitu liat. Keringat yang keluar membuat bagian tubuh tak berbungkus baju terlihat mengkilap. Lelaki itu membiarkan terik menyengat kulitnya yang telah gelap. “Ade batu ngandang,” lelaki itu berkata, sambil menunjuk sebuah batu yang ada di dasar lubang.... Continue reading
30 Aug
Article
Read more

TM Share Vol.38 : Peran Bantuan Hukum Struktural Dalam Masyarakat

Berbeda-beda tetapi tetap satu atau Bhinneka Tunggal Ika merupakan falsafah yang dipegang erat oleh Indonesia. Hal ini tergambar dengan sangat jelas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dari Sabang sampai Merauke, terdapat begitu banyak suku dan etnis yang hidup saling berdampingan. Kegiatan bersama layaknya gotong royong sendiri merupakan contoh nyata akan kuatnya persatuan negeri di tengah keberagaman ini. Akan tetapi, keberagaman tersebut seringkali tidak hanya berdampak positif. Adanya pergesekan dalam kehidupan masyarakat yang memiliki cara hidup berbeda seringkali menimbulkan permasalahan kompleks yang tumbuh dan berkembang. Masyarakat yang lemah kemudian semakin lemah ketika menghadapi permasalahan tersebut. Contoh yang nyata dilapangan, Masyarakat Pubabu... Continue reading
27 Aug
Article
Read more

TM Share Volume 37 “Inovasi produk ECO friendly”

Semakin banyaknya sampah plastik di Indonesia, membuat Zulfikar bersama baGoes membuat suatu produk sebagai solusi dari kebiasaan warga Indonesia apabila berbelanja menggunakan kantong sekali pakai. Sudah sejak 2008 baGoes memiliki misi untuk membantu manusia dalam mengurangi penggunaan kantong plastik dengan menciptakan tas pakai ulang terbaik. Selain memproduksi produk tas pakai ulang, baGoes senantiasa melakukan kegiatan kampanye dan edukasi akan isu pengurangan penggunaan kantong plastik melalui media sosial. Seiring dengan berjalannya waktu, di Indonesia sudah banyak yang mulai memproduksi tas pakai ulang dengan berbagai macam bentuk. Kira-kira bagaimana baGoes tetap bertahan dalam industri produk ramah lingkungan ini? Yuk kita dengarkan cerita... Continue reading
25 Aug
Article
Read more

Kelompok Perempuan di Gorontalo Budidayakan kembali Jagung Lokal yang Hampir Punah

Gorontalo – Binthe kiki atau jika diartikan “jagung kecil” adalah jagung varietas lokal Gorontalo yang telah terdaftar secara resmi pada Perlindungan Varietas Tanaman (PVT) tahun 2018. Namun begitu, kondisi jagung ini dinyatakan hampir punah sebab kalah saing dengan jagung hibrida sejak Gorontalo menggaungkan diri sebagai provinsi jagung. Padahal jagung ini memiliki sejumlah keunggulan dibanding jagung hibrida yang hanya bisa hidup dengan pupuk dan pestisida. Binthe kiki bisa panen dengan masa tanam 2 bulan 10 hari, sedangkan jagung hibrida bisa sampai 4 bulan atau 120 hari. Keunggulan lainnya yang dimiliki jagung kecil ini adalah tahan hama wereng, kadar air rendah sehingga sekali... Continue reading
25 Aug
Article
Read more

Empu: Kemelut Tiga Perempuan

Meski sama-sama harus dicarikan solusinya, melunasi tagihan lebih mendesak ketimbang menumbangkan patriarki. Setidaknya itu berlaku bagi Sutringah, atau yang dipanggil Tri, istri dari seorang penderas nira di Banyumas, yang anaknya diancam dikeluarkan jika masih menunggak bayaran sekolahnya. Namun, tampaknya Tri mesti bergelut dengan dua persoalan tadi sekaligus. Sebelumnya, film dibuka dengan adegan suami Tri meninggalkan sebuah penyuluhan di tengah-tengah materi soal kesetaraan gender dalam pengelolaan sumber daya alam. Tri ikut pulang juga menemaninya. Di tengah jalan, sang suami menegaskan argumen kolot soal peran suami-istri yang tak boleh diganggu gugat: suami cari duit, istri tinggal patuh pada suami. Kini Tri dihadapkan... Continue reading
20 Aug
Article
Read more

Penerangan di Dusun Tumba, Desa Tamaila Utara Akan Gunakan Tekhnologi Picohydro

GOPOS.ID, GORONTALO – Teknologi Picohydro, Program Smalla Grants Programme (SGP) dari Global Environment Facility (GEF) Indonesia yang bekerjasama dengan Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dan United Nations Development Programme (UNDP) berhasil menerangi Dusun Tumba, Desa Tamaila Utara, Kecamatan Tolangohula. Penerangan ini, baru bisa menjangkaunya seputaran Masjid Al-Azhar, di Dusun Tumba, yang sebelumnya tidak digunakan karena kondisi Dusun yang sangat terbatas listrik. Sehingga masyarakat sering menggunakan solar cell yang juga terbatas. Pada jam tertentu solar tersebut mati, dan masyarakat menggunakan penerangan manual seperti lilin atau lampu botol. “Jadi waktu saya survei di sana, kami salat di rumah. Dan pada jam-jam tertentu, kami tinggal menggunakan lilin dan lampu botol,” ungkap... Continue reading
20 Aug
Article
Read more

(ULASAN FILM) Bu Tejo dan Tiga Perempuan dalam `Empu`

by adeirwansyah Bu Tejo dan Tiga Perempuan dalam “Empu” oleh Ade Irwansyah Saat saya nonton film “Empu” di TVRI, Rabu malam (19 Agustus 2020) lalu, nama Bu Tejo trending topic di Twitter. Bu Tejo adalah salah satu karakter di film pendek “Tilik” yang viral setelah diunggah ke Youtube oleh pemilik filmnya. Nama Bu Tejo trending lantaran ia banyak disebut netizen jagat Twitter. Banyak orang merasa terhubung dengan sosok ibu-ibu penggosip ini. Sosok seperti Bu Tejo dianggap mudah ditemukan di dunia nyata. Film “Tilik” (sutr. Wahyu Agung Prasetyo), yang sepanjang setengah jam isinya mendengar ibu-ibu bergosip di atas truk, begitu disuka... Continue reading
20 Aug
Article
Read more

M Share Vol.36 – Inovasi dan Kreasi: Bincang Strategi Menembus Pasar Digital

Melihat kondisi sekarang yang serba sulit, memaksa para wirausaha untuk memutar otak agar produk / jasa yang mereka tawarkan bisa dipakai oleh masyarakat luas. Di samping itu, para konsumen sudah mulai pintar untuk memilih produk mana yang mereka mau beli dan pakai. . Strategi dan trik khusus bisa dilakukan demi merebut hati para konsumen untuk memakai produk / jasa yang ditawarkan. Langkah jitu berupa inovasi dan kreasi memang sangat dibutuhkan untuk mencapai tahap tersebut. . Nah Sahabat Terasmitra jangan khawatir, strategi dan trik jitu tersebut bisa kalian dapatkan di TM Share Vol.36 – Inovasi dan Kreasi: Bincang Strategi Menembus Pasar... Continue reading
20 Aug
Article
Read more

M Share Volume 35: "Transformasi Relawan Bencana Menjadi Pembatik Warna Alam"

Peristiwa gelombang tsunami dahsyat pada 2004 meluluh lantakkan Aceh. Pada hari-hari awal setelah tsunami terjadi, seluruh sistem runtuh. Aliran listrik padam, air bersih terputus, jalan-jalan dan transportasi lumpuh, dan banyak tempat terisolasi. Rumah dan gedung roboh berantakan, korban jiwa tercatat lebih dari 200 ribu orang. Dalam situasi kacau balau seperti itu, Tatang Elmy Wibowo termasuk relawan WALHI yang masuk ke Aceh beberapa jam setelah bencana terjadi dan berhasil menembus daerah isolasi. Ia berjibaku dengan segala keterbatasan yang ada untuk mengevakuasi tubuh-tubuh tak bernyawa, orang-orang terluka dan menghidupkan sistem darurat. Selama beberapa bulan ia bertahan di daerah bencana. Begitu pula ketika... Continue reading
18 Aug

Showing 211–220 of 333 posts

  • Prev page
  • 20
  • 21
  • 22
  • 23
  • 24
  • Next page