
Prioritas tematik 3 dari 5
Akses energi rendah karbon


Gambaran tema
Desa-desa di luar jaringan listrik masih bergantung pada bahan bakar minyak yang mahal. Kemampuan warga merawat infrastruktur energi juga masih rendah, sehingga peralatan cepat rusak.
Selaras dengan: Perpres 22/2017 tentang Rencana Umum Energi Nasional (target bauran energi terbarukan 23% pada 2025) · Nationally Determined Contribution (NDC)
Pengajuan hibah OP8
Call for Proposals OP8, siklus 1 Gagasan di tema ini dapat diajukan melalui SGP Portal akan dibuka segera! Lihat call →Pemanfaatan energi terbarukan
Masalah utama
Sekitar 1,4 miliar orang di dunia belum menikmati listrik. Sekitar 3 miliar orang masih memasak dengan kayu atau batu bara, dan penyakit paru akibat bahan bakar ini terkait dengan hampir 2 juta kematian per tahun.
Lihat selengkapnya →Suara dari lapangan
ArtikelDari lebah hingga kopi lokal, Inovasi Desa Membantu Ekonomi Tanpa Merusak EkosistemSM Nantu · 2025
ArtikelIRF 2025 Berkolaborasi dengan Negara Lain untuk Meningkatkan Transisi Emisi Padi Rendah2025
ArtikelBertemu Kemenko Bapan, GEF SGP Indonesia Perkenalkan Pendekatan Inovatif untuk Ketahanan PanganKepulauan Sabu Raijua · 2025Hasil yang kami tuju
Capaian diperbarui setiap semester di dasbor OP8.
Efisiensi energi produktif
Masalah utama
Bahan bakar fosil untuk listrik, pemanas, dan transportasi menyumbang 80% kenaikan emisi gas rumah kaca sejak 1970, dan permintaan energi diperkirakan naik 30% pada 2040. Efisiensi memangkas emisi sekaligus biaya.
Lihat selengkapnya →Suara dari lapangan
ArtikelGEF SGP Indonesia Perkenalkan Pendekatan Inovatif untuk Ketahanan Pangan kepada Kemenko BapanKepulauan Sabu Raijua · 2025
ArtikelDigagas GEF SGP Indonesia, Diskusi soal Iklim dan Ekonomi di Sabu Raijua Berbuah InovasiKepulauan Sabu Raijua · 2025
ArtikelDari Konsep PES hingga Clean Label, Solusi Ketahanan Iklim dan Ekonomi Sabu RaijuaKepulauan Sabu Raijua · 2025Solusi pulau terpencil
Masalah utama
Jaringan listrik mikro berbasis energi terbarukan lebih tahan terhadap gejolak harga bahan bakar fosil, yang mahal bagi daerah terpencil. Namun teknologi saja tidak cukup: perlu pelatihan teknisi, standar mutu, dan pembiayaan agar sistem tetap andal.
Lihat selengkapnya →Suara dari lapangan
ArtikelDihantam Krisis Iklim, Pulau-pulau Kecil di Sabu Raijua Butuh Inovasi dan Solusi BerkelanjutanKepulauan Sabu Raijua · 2025
ArtikelGula Lontar Khas Pulau Sabu, Primadona yang Menanti Strategi Bisnis BerkelanjutanKepulauan Sabu Raijua · 2025
ArtikelMerawat Jaringan, Membangun Gerakan melalui Ruang AmanDAS Balantieng · 2025Ekonomi energi sirkular
Masalah utama
Di India, petani yang memakai pompa irigasi tenaga surya melihat pendapatannya naik hingga lima kali lipat, dan sebagian rumah tangga pedesaan mendapat tambahan pendapatan 15–30% dari usaha rumahan.
Lihat selengkapnya →Suara dari lapangan
ArtikelDiskusi Multipihak di Unhas Merajut Solusi untuk Hutan, Petani, dan Perubahan IklimDAS Balantieng · 2025
ArtikelUniversitas dari Belgia dan NGO Indonesia Berkolaborasi Perkuat Ketahanan IklimDAS Balantieng · 2025
ArtikelGEF SGP Gandeng Universitas Ghent untuk Bangun Indonesia BerkelanjutanDAS Balantieng · 2025